Lantanum fosfat (LaPO4) telah menjadi pusat perhatian para peneliti karena memiliki banyak potensi, terutama untuk aplikasi optik seperti fosfor. LaPO4, dengan fisik dan sifat kimianya, dilaporkan memiliki berbagai macam aplikasi seperti dalam bio-imaging, bio-labeling, katalis, bahan fotoluminesensi, dan lapisan nano hidrofobik. Banyak penelitian telah mensintesis LaPO4 melalui hidrotermal, kimia basah, sonokimia, misel terbalik, dan metode sol-gel. Beberapa penelitian juga menghasilkan nanosfer LaPO4 dan partikel nano dengan bentuk tidak beraturan, terutama pada saat sintesis menggunakan teknik hidrotermal dan presipitasi. Keunggulan Teknik hidrotermal adalah mudah mengontrol ukuran dan morfologi kristal dengan menyesuaikan jumlah prekursor, suhu, dan waktu reaksi. Teknik sol-gel juga memiliki kelebihan seperti sintesis yang dilakukan pada suhu kamar, produk akhir yang lebih homogen, dan teknik doping yang baik. Beberapa parameter, seperti pH dan waktu penuaan, mempengaruhi sintesis LaPO4 dan menghasilkan LaPO4 dengan ukuran, bentuk, struktur, dan morfologi yang diinginkan. Banyak peneliti yang mencoba melakukan sintesis LaPO4 dengan struktur yang dapat dikontrol melalui berbagai pendekatan, seperti penggunaan template berupa ligan dan surfaktan. Penambahan template seperti HMF berfungsi sebagai pengendap, pengatur pembentukan nukleasi, dan pengatur pH reaksi.
Pada penelitian ini dilakukan sintesis LaPO4 dengan penambahan template menggunakan metode hidrotermal. Template yang digunakan adalah heksametilenatetramina dan tetrabutilamonium bromida. Hasil optimasi menunjukkan bahwa LaPO4 terbentuk pada pH 9, perbandingan mol La3+:PO43- adalah 1:1 dengan waktu aging 72 jam. Serbuk yang diperoleh dikarakterisasi dengan Difraksi Sinar-X, Transformasi Fourier Inframerah, Scanning Electron Microscope “ Energi Disepersi Sinar-X dan Adsorpsi-desorpsi Nitrogen. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa LaPO4 tanpa templat (LaP), LaPO4 dengan template tetrabutilamonium bromida (LaPT) dan LaPO4 dengan template hexamethylenetetramine (LaPH) mempunyai struktur kristal heksagonal. Luas permukaan LaPO4, LaPH, dan LaPT masing-masing sebesar 93,28, 69,37, dan 107,00 m2/g, sedangkan diameter pori masing-masing sebesar 7,04, 16,91, dan 8,30 nm. Pengamatan morfologi LaP, LaPH, dan LaPT pada dasarnya berbentuk tidak beraturan, dengan ukuran partikel tidak terbatas.
Penulis: Qurrota A’yuni, S.Si., M.Si.
Jurnal: THE EFFECT OF HEXAMETHYLENETETRAMINE AND TETRABUTYL AMMONIUM BROMIDE TEMPLATE ON THE LANTHANUM PHOSPHATE SYNTHESIS





