Teofilin adalah alkaloid alami yang sering digunakan sebagai obat bronkodilator dan stimulan pernapasan untuk mengatasi kesulitan bernapas kronis, asma, bronchiectasis, penyakit paru obstruktif kronis, apnea neonatal, dan emfisema. Kinerja obat ini dimulai saat memasuki tubuh, menyebabkan relaksasi otot yang memudahkan pernapasan. Untuk pengobatan yang efektif, konsentrasi teofilin dalam darah yang biasanya diterima adalah 10“20 μg/mL untuk asma dan 6“11 μg/mL untuk apnea neonatal. Konsentrasi di bawah 10 μg/mL dapat menyebabkan efek ringan seperti mual, sakit kepala, dan kecemasan, sementara konsentrasi di atas 20 μg/mL dapat menyebabkan efek samping yang lebih serius, termasuk tremor, kegelisahan, insomnia, diare, palpitasi, aritmia jantung, dan kejang. Untuk menghindari efek samping ini, sangat penting untuk mendeteksi dengan akurat tingkat asupan teofilin dalam tubuh.
Teofilin sangat penting bagi pasien dengan kondisi pernapasan, tetapi rentang terapeutiknya yang sempit memerlukan pemantauan yang tepat untuk mencegah potensi efek samping. Tim peneliti dari FTMM, UNAIR mensintesis ZnONF menggunakan metode hidrotermal, dan mengonfirmasi morfologi nanoflower melalui mikroskop elektron yang menunjukkan ukuran rata-rata sebesar 62,33 nm. ZnONF dikompositkan dengan material grafen oksida dan dimodifikasikan diatas permukaan elektroda intan terdoping boron (BDD) dan disebut sebagai elektroda ZnONF/GO/BDDNPs/SPE. Kemampuan deteksi elektrokimia dari elektroda yang baru dikembangkan ini dievaluasi menggunakan teknik DPV yang menilai berbagai parameter termasuk rasio sinyal terhadap latar belakang (S/B), linearitas, selektivitas, dan reproduktifitas. Yang menarik, elektroda ZnONF/GO/BDDNPs/SPE menunjukkan nilai S/B sebesar 4,91 dan luas permukaan aktif tertinggi sebesar 0,045 cm², yang secara signifikan meningkatkan transfer elektron dibandingkan dengan elektroda yang tidak dimodifikasi. Batas deteksi sebesar 0,17 μM, menunjukkan sensitivitas tinggi dari elektroda ini. Dalam aplikasi praktis, elektroda ini menunjukkan selektivitas yang sangat baik terhadap senyawa-senyawa seperti theobromine, kafein, asam askorbat, dan asam urat. Nilai presisi yang baik diperoleh dengan nilai %RSD sebesar 0,73%. Akurasi juga diuji pada sampel nyata seperti urine, obat, dan kopi, yang menunjukkan nilai pemulihan yang baik sebesar 103,69%, 96,2%, dan 94,19%, masing-masing. Dengan demikian, elektrode ZnONF/GO/BDDNPs ini sangat cocok untuk penentuan teofilin dan pemantauan kesehatan.
Penulis: Prastika Krisma Jiwanti, S.Si., M.Sc.Eng., Ph.D.
Baca lebih lengkap di
.





