Niosome adalah struktur bilayer berbentuk spheric yang terbuat dari surfaktan non-ionik. Niosome memiliki inti yang bersifat hidrofilik dan area hidrofobik di dalam bilayer, serta dapat digunakan sebagai sistem penghantaran obat untuk obat yang bersifat hidrofilik maupun hidrofobik, yang dapat melakukan pelepasan perlahan. Pengembangan penghantar obat berbasis liposome dengan nanopartikel magnetik sebagai pembawa doxorubicin menunjukkan pelepasan termal terkontrol pada sel kanker kolon. Magnetoliposome dari kombinasi hipertermia medan magnet dan kemoterapi telah banyak digunakan. Nanopartikel magnetik dapat digunakan untuk menginduksi pelepasan termal obat.
Pada studi ini, niosome sebagai pembawa doxorubicin yang dikombinasikan dengan nanopartikel magnetik telah disintesis menggunakan metode hidrasi lapis tipis sebagai potensi untuk terapi kanker. Efisiensi loading doxorubicin pada niosomee berada pada kisaran 6070%. Dynamic light scatteringdigunakan untuk mengukur diameter hidrodinamik dari nanopartikel terukur dengan nilai rata-rata (mean 卤 standar deviasi) sebesar 188 卤 68 nm untuk niosomee, 141 卤 86 nm untuk niosomee-doxorubicin, dan 169 卤 69 nm untuk niosome dengan kombinasi doxorubicin dan nanopartikel magnetik. Zeta potential untuk ketiga sampel niosome tersebut sebesar 26,4 mV 卤 1,9 mV. Pelepasan doxorubicin yang dimediasi oleh pemanasan diamati menggunakan fluorescence spectroscopy dan dari hasil perhitungan laju pelepasan ini mengikuti kinetika orde pertama. Konstanta laju pelepasan termal adalah 1,2 脳 10鈦烩伓, 1,0 脳 10鈦烩伌, dan 5,1 脳 10鈦烩伌 menit鈦宦 masing-masing secara berurutan pada suhu 298, 313, dan 333 K. Uji pelepasan doxorubicin juga dilakukan menggunakan alternating magnetic field, yang laju pelepasannya juga mengikuti kinetika orde pertama dengan konstanta laju sebesar 1,7 脳 10鈦宦 menit鈦宦. Nilai ini menunjukkan empat orde lebih besar dibandingkan pelepasan termal pada suhu yang sama (298 K).
Penelitian ini menunjukkan pelepasan cepat yang dikendalikan secara magnetik dari sistem penghantaran obat berbasis niosome bermuatan obat. Pelepasan dipicu dengan penerapan medan magnet yang menghasilkan pelepasan doxorubicin sebesar 86% dalam 3 jam dibandingkan dengan pelepasan termal yang hanya 3% pelepasan dalam 30 hari.
Penulis: Ilma Amalina, PhD
Sumber: P. Drake, I. Amalina, R. Sari, A. Ruiz, S. Ramazan, G. Hope, D. Pancholia dan A. Miatmoko, Magnetically induced drug release from niosome-based nanocarriers loaded with doxorubicin, Soft Matter, 2025, 21, 6197, DOI: 10.1039/d5sm00411j.
Link:





