51动漫

51动漫 Official Website

Pengembangan Mikropartikel Tuberkulosis Inhalasi Menggunakan Polimer Polisakarida

ilustrasi tuberkulosis (sumber:suara.com)

Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu masalah kesehatan global yang sangat penting mendapatkan perhatian negara. Terapi TBC umumnya melibatkan penggunaan antibiotik, namun efek samping yang tidak diinginkan seringkali menyertai pengobatan TBC dengan dosis tinggi dan jangka waktu yang lama. Dalam upaya meningkatkan efektivitas pengobatan TBC dan mengurangi efek samping, pemberian obat langsung tertarget ke paru menjadi fokus penelitian. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah pengembangan sistem penghantaran obat yang menggunakan polimer alami dalam formulasi serbuk kering inhalasi/Dry Powder Inhaler (DPI). Polimer alam khususnya polisakarida mempunyai berbagai keunggulan seperti biodegradabilitas, biokompatibilitas dan non-toksisitas. 

Kajian review ini membahas penggunaan mikropartikel inhalasi rifamycin untuk pengobatan tuberkulosis yang diformulasi menggunakan polimer polisakarida dan review paper ini juga mengkaji semua penelitian in-vitro dan in-vivo yang relevan dengan mikropartikel inhalasi dengan model bahan aktif dari gurup Rifamycin. Penggunaan polimer alami, khususnya polisakarida, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi terapi TBC dengan mengurangi dosis obat dan efek samping sistemik serta diharapkan dapat meningkatkan pemberian obat tertarget langsung ke organ yang terinfeksi.

Penulis : Dewi Melani Hariyadi

Informasi detail riset kami dapat diakses pada:

AKSES CEPAT