Pencemaran lingkungan oleh logam berat, khususnya kadmium (Cd), menjadi isu global yang serius. Kadmium sangat beracun dan dapat terakumulasi dalam tubuh makhluk hidup, menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan metode yang efektif dan ramah lingkungan untuk menghilangkan ion Cd(II) dari air limbah.
Salah satu metode yang menjanjikan adalah adsorpsi menggunakan bahan-bahan alami. Penelitian terbaru telah mengembangkan bahan adsorben inovatif dari limbah dari produk laut dan pertanian: hidroksiapatit (HAp) dari cangkang kerang tahu (Meretrix meretrix) yang digabungkan dengan biochar dari kulit singkong (Manihot esculenta), membentuk komposit HAp- biochar.
Studi ini bertujuan untuk menentukan karakteristik dan efisiensi adsorben HAp-Biochar ini dalam menghilangkan ion Cd(II). Karakterisasi yang digunakan yaitu FTIR dan SEM-EDX. Fourier Transform Infra-Red (FTIR) adalah analisis yang mengidentifikasi gugus fungsi kimia yang ada pada komposit. Hasil FTIR menunjukkan adanya ikatan C鈮, C=C, dan C-H dalam komposit HAp-Biochar. Kehadiran gugus-gugus ini menunjukkan struktur biochar yang stabil dan berpotensi untuk mengikat logam berat.
Scanning Electron Microscope-Energy Dispersive X-Ray (SEM-EDX) adalah analisis yang menampilkan morfologi (bentuk permukaan) adsorben. Hasilnya menunjukkan bahwa permukaan adsorben HAp-Biochar memiliki struktur yang sangat menguntungkan untuk penjerapan Cd(II), kemungkinan karena memiliki area permukaan yang luas dan pori-pori yang dapat menjebak ion logam.
Efisiensi penjerapan kadmium diuji dengan memvariasikan dua faktor penting: pH larutan dan konsentrasi awal Cd(II). pH memengaruhi muatan permukaan adsorben dan bentuk ion logam dalam larutan. Studi menemukan bahwa pH optimum adsorpsi adalah 7. Pada pH ini, interaksi antara ion Cd(II) dan permukaan adsorben mencapai kondisi paling maksimal. Konsentrasi ini menunjukkan kapasitas maksimum adsorben. Konsentrasi Cd(II) optimum adalah 50 mg/L. Ini berarti adsorben mampu menghilangkan Cd(II) secara efisien hingga konsentrasi awal tersebut.
Penelitian ini berhasil menunjukkan bahwa komposit HAp-Biochar yang dibuat dari limbah cangkang tahu dan kulit singkong merupakan adsorben potensial, murah, dan ramah lingkungan untuk menghilangkan kadmium dari air.
Kata kunci: air bersih, kadmium, adsorpsi, Meretrix meretrix, Manihot esculanta
Artikel lengkap dapat dilihat di: doi: 10.3303/CET25115006 atau





