51动漫

51动漫 Official Website

Pengobatan Herbal Masih Dapat Menggantikan Tempat NSAID untuk Mencegah Progersivitas Dari Penyakti Alzheirmer

Foto by Kompas com

Alzheimer merupakan penyakit neurodegenerative yang dapat menurunkan kualitas hidup dan menghambat produktivitas penderita. Penyakit ini memiliki gejala yaitu kepikunan atau menjadi pelupa. Penyakit Alzheimer bukan penyakit kronis yang berlangsung secara singkat, kisaran lama penyakit adalah 25 tahun dengan durasi klinis 8 hingga 10 tahun. Pengobatan penyakit ini belum bisa untuk menyembuhkan. Pengobatan yang diberikan dapat Mengurangi kecepatan progresivitas dari penyakit dan gejala samping lain yang ditimbulkan. Terlebih lagi, intervensi yang diberikan untuk penyakit Alzheimer digunakan untuk pengendalian gejala atau tanda agar tidak semakin para. Maka dalam perlakuan medis yang diberikan tidak cukup dengan memberikan obat dalam waktu singkat, namun jangka panjang bisa mencapai tahunan.

Selama ini perlakuan yang diberikan kepada pasien Alzheimer dan telah disetujui oleh FDA adalah Donepezil, Tacrine, Galantamine, Rivastigmine, dan Memantine, namun berdasarkan penelitian lain beranggapan bahwa obat-obat yang tergolong Non-Steroid Anti-Inflammatory. (rincian obt yang termasuk NSAID).  Namun dalam penggunaan jangka panjang dan dosis tinggi memiliki dampak atau efek samping.pengobatan NSAID sendiri diluar pengobatan untuk alzeimer juga sangat sering digunakan oleh pasien usia tua untuk meredakan gejala lambung. Efek samping NSAID yang tidak diinginkan meliputi gastropati, merubah flora normal usus yang akhirnya menggangu proses pencernaan dan absorbsi makanan. Efek ini akan semakin serius bila didapati pada pasien dengan usia tua seperti pada penyakit alzeimer. Sehingga diperlukan bentuk pengobatan alternative lain yang minim efek samping pada pasien. Pengobatan tradisional atau penggunaan bahan alamiah dapat mengendalikan tanda-tanda Alzheimer, terlebih lagi efek samping yang dihasilkan minim, terjangkau, dan mudah didapatkan. Seperti yang ada di dalam beberapa penelitian ternyata pengobatan alternatid serperti ginkobiloba, temulawak, morus genera, malva parviflora phylantus emblica  masih memiliki tempat dalam Mengurangi gejala dari penyakit Alzheimer.  Makanan-makanan inipun masih mudah untuk didapatkan di negara kita Indonesia. MAkanan ini juga dapat ditambahkan pada diet pasien dengan Alzheimer sehingga dapat Mengurangi kecepata progresivitas penyakit. Penelitian lanjuta mengenai pengobatan herbal ini sangat baik bila dilakukan.

Penulis: Paulus Sugianto

Link Jurnal:

AKSES CEPAT