51

51 Official Website

Peningkatan Kualitas Kesehatan Gigi dan Mulut Melalui Penyuluhan Kepada Siswa SDN Mlati

Mahasiswa BBK (Belajar Bersama Komunitas) ke-7 51 melakukan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut kepada siswa/i SDN Mlati di Desa Mlati, Kecamatan Kedungpring,
Mahasiswa BBK (Belajar Bersama Komunitas) ke-7 51 melakukan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut kepada siswa/i SDN Mlati di Desa Mlati, Kecamatan Kedungpring, (Foto: Dok. Tim).

UNAIR NEWS-Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia 2023, ditemukan bahwa 56,9% penduduk Indonesia yang berusia >3 tahun memiliki permasalahan kesehatan gigi dan mulut. Oleh karena itu, kelompok BBK 7 Unair berusaha melakukan upaya promotif dan preventif melalui kegiatan Elementary Dental Education yang dilaksanakan pada Sabtu, 24 Januari 2026 di SDN Mlati, Desa Mlati, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 3 : Good Health and Well-Being.

Kegiatan ini terdiri dari dua rangkaian besar, yaitu edukasi kesehatan gigi dan mulut, serta praktik menyikat gigi dan cuci tangan kepada Siswa SDN Mlati. Melalui kegiatan ini, siswa diperkenalkan dengan ciri-ciri gigi yang sakit, penyebabnya, dan cara mencegahnya. Kelompok BBK 7 Unair menggunakan media visual yang mudah dipahami dan metode yang interaktif dengan memanfaatkan fasilitas Smart TV Merah Putih dalam melakukan penyuluhan. Kegiatan ini tidak hanya memberi penyuluhan saja, tetapi juga mengajak Siswa SDN Mlati untuk berpartisipasi aktif dalam meningkatkan kualitas kesehatan gigi dan mulut melalui praktik langsung. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk perilaku dan kesadaran pada Siswa SDN Mlati dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini secara mandiri dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan Siswa SDN Mlati dapat berperan untuk mengajak orang tuanya meningkatkan kualitas kesehatan gigi dan mulut di rumah.Ibu Titiek Endah, Kepala Sekolah SDN Mlati, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ini penting untuk menumbuhkan kesadaran siswa. Dengan adanya kegiatan ini, anak-anak diharapkan muncul kesadaran untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut karena memang masih ada sebagian siswa kami yang belum bisa menggosok gigi. Kegiatan ini nantinya akan kami tindak lanjuti dan disinkronkan dengan program sekolah, khususnya Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, yang akan disampaikan juga kepada orang tua, ujarnya. Pernyataan tersebut mencerminkan komitmen SDN Mlati untuk mengoptimalkan upaya peningkatan kualitas kesehatan gigi dan mulut yang berkelanjutan.

Penulis: BBK-7 Mlati, Kedungpring, Lamongan

Berita ini mendukung SDG 3 : Good Health and Well-Being.

#SDG3 #GoodHealthandWellBeing #SDGsUNAIR

AKSES CEPAT