Penyakit zoonosis adalah penyakit yang menyebar dari hewan ke manusia. Penyakit ini dapat disebabkan oleh bakteri, virus, parasit, maupun jamur, dan menimbulkan risiko bagi orang dari segala usia. Manusia dapat tertular penyakit ini melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi, mengonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi, atau melalui gigitan vektor yang terinfeksi, seperti kutu dan nyamuk. Memahami dengan baik bagaimana penyakit zoonosis muncul dan menyebar sangat penting untuk menjaga kesehatan masyarakat. Artikel ini berfokus pada pengungkapan jalur penularan dan mekanisme patogen dari Francisella tularensis, bakteri penyebab penyakit tularemia.
Francisella tularensis dikenal sebagai bakteri patogen berbahaya, penyebab penyakit tularemia. Tularemia dapat menyebabkan berbagai penyakit pada manusia, mulai dari demam, luka pada kulit, hingga infeksi serius pada paru-paru. Untuk mempelajari mekanismenya, peneliti menggunakan Francisella novicida, strain yang tingkat patogenitasnya rendah untuk manusia tetapi memiliki kemiripan genetik yang tinggi. Melalui penyaringan lebih dari 2.232 transposon mutant library Francisella novicida dengan menginfeksikannya ke sel epitel HeLa揊c纬RII, peneliti menemukan bahwa mutan FTN_0096 memiliki tingkat sitotoksisitas yang lebih rendah daripada mutan lain dan Francisella novicida wild type.
Sel HeLa揊c纬RII merupakan sel model infeksi baru yang mendorong penemuan faktor-faktor yang penting bagi replikasi intraseluler, yang tidak dapat ditemukan melalui analisis konvensional menggunakan sel makrofag. Hasil dari analisa gen FTN_0096 yang dilakukan baik di sel HeLa揊c纬RII dan THP-1 menunjukkan bahwa mutan FTN_0096 kesulitan melarikan diri dari fagolisosom dan gagal berkembang biak optimal di sitoplasma serta berasosiasi dengan organel sel seperti mitokondria dan golgi apparatus dibandingkan dengan Francisella novicida wild type.
Temuan ini penting karena memberikan gambaran baru bagaimana bakteri Francisella dapat bereplikasi dan menguasai sel inang. Gen FTN_0096 adalah salah satu faktor patogen dari Francisella novicida yang berperan untuk replikasi intraseluler di dalam sel. Gen ini berkontribusi terhadap kelangsungan hidup bakteri dengan membantu bakteri lolos dari fagolisosom serta menghindari mekanisme pertahanan sel inang yang dimediasi oleh organel sel. Studi ini membuka peluang pengembangan terapi baru untuk menghambat faktor genetik yang mendukung kelangsungan hidup bakteri di dalam tubuh manusia. Dengan menargetkan gen semacam FTN_0096, diharapkan ke depan dapat ditemukan strategi lebih efektif untuk melawan infeksi bakteri pathogen Francisella.
Penulis: Dhandy Koesoemo Wardhana
Informasi detail dari penelitian ini dapat dilihat pada artikel kami di:
. DOI:
Wardhana DK, Shimizu T, Watanabe K, Uda A, Watarai M. (2025). Identification of the Francisella novicida FTN_0096 as a factor involved in intracellular replication and host response. PLoS One 20(8): e0329626.





