n

51动漫

51动漫 Official Website

Peran Mahasiswa untuk Mengisi Kemerdekaan RI

BEM
Galuh Teja Sakti, Presiden BEM 51动漫 saat menyampaikan orasi dihadapan mahasiswa baru. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS 73 tahun sudah Indonesia merdeka. Bangsa Indonesia tidak lagi harus berdarah darah untuk melawan penjajah guna mensejahterakan dirinya. Namun, sebagai pemuda, pergerakan pergerakan untuk Indonesia yang lebih baik harus tetap dilakukan. Mengenai peran mahasiswa untuk mengisi kemerdekaan RI, Galuh Teja Sakti, Presiden BEM 51动漫 menjelaskan, untuk mengisi dan memperingati kemerdekaan RI yang telah berusia 73 tahun ini, mahasiswa harus mampu mengilhami nilai dasar perjuangan pemuda kita dulu yang dengan berani memaksa Ir. Soekarno dan Moh. Hatta untuk mempercepat proklamasi.

淗al yang harus kita ilhami pada saat ini ialah kita harus mampu mengimplementasikan nilai dasar perjuangan tersebut. Pertama adalah tekat, kemudian pendidikan, keberanian, gotong royong dan kecintaan terhadap Indonesia yang kekal dan abadi. Dengan seperti itu, Indonesia akan menjadi negara yang adil dan lebih beradab, jelas Mahasiswa Fakultas Hukum tersebut.

Selain itu, menanggapi isu radikalisme yang sempat terjadi di UNAIR, mahasiswa yang kerap dipanggil Teja tersebut merasa bahwa radikalisme yang tepat untuk disematkan untuk UNAIR bukanlah radikalisme seperti rilis dari BNPT, melalinkan radikalisme dalam hal positif. Radikalisme positif dalam pendidikan dan pengembangan profesi.

淩adikalisme nyata saat ini di bumi Airlangga ialah radikalisme positif. Radikalisme positif dalam pendidikan dan radikalisme positif dalam mengembangkan profesi maupun bakat dan minat, ucapnya.

Hal tersebut, menurut Teja, pada saat ini UNAIR terus berbenah untuk mewujudkan cita cita bangsa yang tentunya tidak bertentangan dengan peraturan perundang undangan. Meskipun begitu, imbuhnya, guna membangun iklim nasionalisme yang kuat di UNAIR sehingga tidak terjadi isu serupa, maka mahasiswa harus mampu untuk mengembalikan rasa cinta dan bangga kepada kampus.

淒an kontribusi tersebut akan membuat Airlangga satu tekat dan satu tujuan untuk mewujudkan cita-cita global dan cita akan nasionalisme bangsa ini, lanjut Teja.

Pada momen peringatan sudah 73 tahun RI, Teja berharap, seluruh mahasiswa UNAIR mampu menampik untuk tidak terus menjadi agent of change. Akan tetapi pemuda-pemuda Indonesia harus memjadi pemimpin perubahan bangsa ini (leader of change).

Sehingga seluruh mahasiswa dapat menjadi seorang tokoh yang mengubah bangsa ini menjadi bangsa yang lebih berkeadilan dan beradab,” pungkasnya.

 

Penulis: Galuh Mega Kurnia

Editor: Nuri Hermawan

AKSES CEPAT