51动漫

51动漫 Official Website

Peran Mediasi Fraud Awareness dalam Hubungan antara Risk Management dan Integrity System

Ilustrasi oleh Tax Guru

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat fraud dan  korupsi yang tergolong tinggi. Menurut data yang dirilis oleh Transparency International di tahun 2021, Corruption Perception Index (CPI) Indonesia dalam 5 tahun terakhir tak jua bergerak naik secara signifikan, dan masih berada jauh di bawah Singapura dan Malaysia. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia telah berupaya untuk melakukan berbagai upaya agar dapat menurunkan korupsi dan fraud sehingga pada gilirannya CPI Indonesia dapat meningkat. Indonesia telah berusaha untuk membangun budaya anti korupsi dengan menerapkan integrity system secara nasional setelah menetapkan undang-undang no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, yang kemudian telah diamandemen dengan undang-undang no 20 tahun 2020.

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi peran mediasi fraud awareness dalam hubungan antara risk management dan integrity systems. Integritas itu sendiri dapat didefinisikan sebagai konsistensi dan koherensi antara perilaku dengan norma yang berlaku dalam sebuah organisasi. Integrity dapat pula diartikan sebagai Tindakan professional seseorang dalam melaksanakan tugasnya secara hati-hati dan bertanggungjawab. Oleh karena itu, dari sisi pandang sebuah organisasi, integrity bisa jadi merupakan sebuah system apabila perilaku individu yang berada di dalamnya telah sesuai dengan standard dan norma yang berlaku dalam organisasi tersebut.

Penerapan risk management dalam sebuah organisasi dapat memitigasi risiko kemungkinan terjadinya pelanggaran integrity. Adanya risk management dalam sebuah organisasi memungkinkan kemungkinan terjadinya tindak fraud dan pelanggaran integrity serta tindak korupsi dapat dimitigasi sejak awal dan upaya untuk meminimalkan risiko tersebut dapat dilakukan sejak dini. Risk management berkaitang langsung dengan integrity organisasi dan standard etika, dengan demikian penerapan risk management secara langsung dapat meningkatkan integrity dalam sebuah organisasi. Namun demikian berbagai fenomena tindakan korupsi yang terjadi seringkali memunculkan pertanyaan, mengapa hal tersebut masih terjadi di Indonesia dan peringkat CPI Indonesia masih rendah? Hal ini mengindikasikan bahwa masih terdapat hal lain yang mungkin bisa berperan untuk meminimalkan kindakan fraud dan korpsi di Indonesia. Kemungkinan yang terjadi adalah adanya factor fraud awareness dalam organisasi pemerintahan yang perlu ditingkatkan.

Selain risk management, fraud awareness dapat pula berpengaruh terhadap integrity. Fraud awareness merupakan kesadaran tentang pentingnya Tindakan pencegahan terhadap fraud dan tindakan pelanggaran interity termasuk di dalamnya korupsi, yang dilakukan oleh seluruh stakeholder dalam sebuah organisasi. Seseorang dengan tingkat fraud awareness yang tinggi dapat mencegah diri sendiri atau mencegah orang lain yang hendak melaksanakan tindak pelanggaran integrity, fraud, dan korupsi. Tingkat fraud awareness yang tinggi dapat meningkatlan level awareness dalam sebuh organisasi, sehingga control atas kemungkinan terjadinya fraud dapat ditingkatkan baik melalui pembuatan kebijakan maupun aturan yang berlaku di seluruh organisasi, maupun pelaksanaan dan monitoring atas aturan tersebut.

Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui survei terhadap auditor pemerintah dalam hal ini adalah BPK. Responden dalam penelitian in isebanyak 103 auditor pemerintah, dan analysis data setra testing hipotesis dilaksanakan dengan bantuan software Warp PLS versi 7.0.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa risk management berpengaruh langsung terhadap integrity systems dalam organisasi pemerintahan, dan fraud awareness menjadi variabel mediasi dalam hubungan risk management dengan integrity systems. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah para pengambil kebijakan di kementrian dan organisasi pemerintahan lainnya perlu meningkatkan fraud awareness sehingga kemungkinan terjadinya fraud dan pelanggaran integrity dapat ditekan dan diminimalkan. Pelaksanaan audit internal dan risk management juga perlu ditingkatkan.

Oleh : Noorlailie Soewarno

Untuk membaca lebih detail hasil penelitian ini dapat mengacu pada journal of financial crime dengan publisher emerald, DOI 10.1108/JFC-02-2022-0058. Adapun judul artikel tersebut adalah: The mediating effect of fraud awareness on the relationship between risk management and integrity system.

AKSES CEPAT