51动漫

51动漫 Official Website

Peran Mediasi Keterlibatan Warga Negara, Sinisme Politik, dan Apatisme Politik di Kalangan Pemuda

Sinisme politik merusak partisipasi individu dalam aktivitas politik. Sinisme politik muncul dari berbagai faktor, seperti skandal politik, kegagalan kebijakan yang dirasakan, dan janji-janji yang diingkari. Namun, penelitian ini bertujuan untuk menguji peran mediasi keterlibatan warga negara dalam hubungan antara sinisme politik (ketidakpercayaan, ketidakjujuran, dan ketidakmampuan) dan apatisme politik di kalangan pemuda. Kami mengumpulkan data dari mahasiswa yang terdaftar di universitas menggunakan teknik pengambilan sampel multitahap. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa ketidakpercayaan politik, ketidakjujuran, dan ketidakmampuan memprediksi apatisme politik. Selain ketidakpercayaan politik, keterlibatan warga negara memediasi hubungan antara ketidakpercayaan politik, ketidakjujuran politik, dan apatisme politik.

Studi ini menyelidiki hubungan antara berbagai jenis sinisme dan apatisme politik dengan peran mediasi keterlibatan warga negara. Sinisme politik terdiri dari tiga dimensi (ketidakpercayaan politik, ketidakjujuran, dan inkompetensi). Kami mengembangkan total enam hipotesis. Tiga hipotesis pertama menunjukkan hubungan langsung antara variabel independen (sinisme politik) dan variabel dependen apatisme politik, sedangkan tiga hipotesis terakhir mengusulkan hubungan mediasi. Kepercayaan politik sangat penting bagi hubungan sosial karena dapat menstabilkan masyarakat. Kurangnya kepercayaan pada agen politik mengganggu proses demokrasi di negara-negara berkembang. Namun, kami menemukan hubungan positif antara ketidakpercayaan politik dan apatisme politik. Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa sikap sinis dan tidak percaya terhadap politik di kalangan pemuda dapat memicu disengagement politik. Warga yang sinis mengungkapkan kekecewaan dan ketidakpercayaan mereka terhadap pemerintah dan organisasi politik terkait.

Penulis: Dr. Muhammad Saud BS., MS.

Detail tulisan ini dapat dilihat di:

AKSES CEPAT