51动漫

51动漫 Official Website

Perbandingan Deformasi Permanen Kawat Termal Nikel-Titanium 0,014 Menggunakan IMD Orthoshaped, American Orthodontics, dan Ormco

Foto oleh docteur-jacob.fr

Jenis peralatan perawatan ortodonti dibagi menjadi peralatan lepasan dan peralatan cekat. Peralatan ortodonti cekat mencakup beberapa komponen dasar, seperti braket, pita, dan kawat lengkung. Archwire memiliki fungsi aktif untuk memberikan gaya pada gigi dan secara pasif menahan gaya tersebut. Kawat lengkung ortodonti dan interaksinya dengan komponen yang melekat pada gigi memungkinkan dokter untuk menghasilkan gerakan gigi. Hal ini dapat diatur dengan mengubah diameter archwire dan material konstruksi. Pada tahap perawatan ortodonti cekat, beberapa jenis archwire digunakan untuk menghasilkan gaya biomekanik yang bertujuan untuk menggerakkan gigi.

Keuntungan dari kawat lengkung ortodonti yang baik diharapkan memiliki tekanan yang ringan dan kontinyu. Hal ini dapat mengurangi ketidaknyamanan pasien selama proses pergerakan gigi dan sehingga terjadi adaptasi biologis yang baik dari jaringan periodontal. Pemilihan jenis archwire penting dalam setiap rencana perawatan ortodonti. Pertimbangan gaya yang dihasilkan oleh berbagai jenis archwire disesuaikan dengan gerakan gigi yang diinginkan untuk menghasilkan gaya yang optimal tanpa menyebabkan kerusakan parah pada jaringan tulang alveolar.

Banyak bahan penelitian di bidang ortodonti yang telah dilakukan untuk mempermudah penanganan kasus maloklusi sehingga penggunaannya mudah, nyaman dan efisien bagi dokter gigi dan pasien. Karakteristik kawat ortodonti seperti gesekan, kemampuan las, ulet, pegas, elastis dan deformasi permanen merupakan hal-hal yang harus dipahami dalam pemilihan kawat ortodonti ketika akan digunakan. Komponen pembentuk kawat (paduan) seperti besi, nikel, titanium, kobalt, tembaga dan lain-lain, disusun menjadi persentase yang berbeda untuk dicetak menjadi ikatan atom kristal yang terdiri dari masing-masing paduan ini.

Kawat lengkung ortodonti yang memiliki elastisitas yang baik adalah nikel titanium (NiTi). Kawat NiTi mengandung 50% nikel dan 50% titanium. Selain elastisitas yang baik, kawat lengkung NiTi juga memiliki sifat efek memori bentuk. Efek memori bentuk adalah kemampuan bahan kawat untuk kembali ke bentuk aslinya setelah diberi tekanan pada suhu transisi. Saat ini, NiTi termal banyak digunakan yang memiliki suhu transisi mendekati suhu tubuh. Selain itu, penambahan logam lain seperti tembaga dalam komposisi kawat lengkung NiTi termal menyebabkan suhu transisi lebih terkontrol secara akurat, mengurangi gesekan dan meningkatkan kekuatan kawat lengkung untuk meminimalkan deformasi kawat lengkung.

Deformasi archwire adalah perubahan/deformasi bentuk archwire baik secara makroskopis maupun mikroskopis. Deformasi makroskopik archwire adalah perubahan bentuk archwire dari bentuk aslinya. Perubahan tersebut terjadi karena adanya penerapan beban atau gaya, berupa tekanan atau torsi7. Dalam penelitian ini, penulis akan menyelidiki deformasi permanen dari beberapa kawat lengkung ortodonti termal NiTi yang banyak digunakan di Indonesia, seperti merek IMD Orthoshaped, American Orthodontics, dan Ormco. Didapatkan nilai rata-rata, simpangan baku, dan nilai maksimum-minimum deformasi kawat permanen kanan, pada kelompok A sebesar 1,3922 mm, pada kelompok B sebesar 0,1967 mm, dan pada kelompok C sebesar 0,1044 mm. Deformasi permanen terkecil terjadi pada kelompok kawat C sebesar 0,06 mm dan terbesar terjadi pada kawat kelompok A yaitu 1,77 mm.

Terdapat nilai rata-rata, simpangan baku, dan nilai maksimum-minimum deformasi kawat permanen kiri pada kelompok A sebesar 1,4211 mm, pada kelompok B sebesar 0,2811 mm, dan pada kelompok C sebesar 0,1067 mm. Deformasi permanen terkecil terjadi pada kawat kelompok C sebesar 0,07 mm dan terbesar terjadi pada kawat kelompok A yaitu 1,76 mm. Lebih lanjut dapat dijelaskan bahwa terdapat perbedaan deformasi permanen kawat group A (Niti Thermal IMD Orthoshaped) dan kawat group B (Niti Thermal American Orthodontics) baik pada sisi kanan maupun kiri. Terdapat perbedaan deformasi permanen pada kawat group A (Niti Thermal IMD Ortoshaped) dan kawat group C (Niti Thermal Ormco) baik pada sisi kanan maupun kiri. Perbandingan terakhir juga menunjukkan perbedaan deformasi permanen pada kawat group B (Niti Thermal American Orthodontics) dan kawat group C (Niti Thermal Ormco) baik pada sisi kanan maupun kiri.

Terdapat perbedaan yang signifikan pada deformasi permanen kawat pada ketiga kelompok kawat, dengan urutan deformasi minimum masing-masing (dari deformasi permanen minimum terkecil) adalah Niti Thermal Ormco, Niti Thermal American Orthodontics dan yang terakhir adalah Niti Thermal IMD orthoshaped.

Penulis: Ida Bagus Narmada

Link lengkap:

AKSES CEPAT