UNAIR NEWS “ Himpunan Mahasiswa DIII Paramedik Veteriner 51¶¯Âþ untuk pertama kalinya menggelar lomba PKM tingkat nasional (National Science Competition). Bertempat di Aula Vokasi UNAIR, 4 peserta finalis NSC unjuk kebolehan mempresentasikan hasil penelitian yang telah mereka buat pada (23/07).
“Mereka (finalis NSC, red) berasal dari Universitas Brawijaya, Politeknik Negeri Banyuwangi, Universitas Andalas Padang, dan 51¶¯Âþ,” tutur Mohammad Rofiudin mahasiswa DIII Paramedik Veteriner 2016.
Proposal yang telah dikirim oleh para peserta sebelumnya, jelasnya, diseleksi oleh dewan juri. Untuk kemudian tahap babak final dilakukan presentasi dan tanya jawab. Untuk publikasi sendiri, jelasnya, panitia sebarkan melalui media sosial seperti Instagram, Line, dan poster yang disebar di tiap fakultas.
“Lomba PKM seperti ini sangat diperlukan khusunya bagi mahasiswa Paramedik Veteriner sendiri. Hal ini dapat memacu prestasi mahasiswa untuk berkreasi serta para mahasiswa lebih peduli terhadap peternakan rakyat,” jelasnya.
Tema lomba yang diambil adalah meningkatkan potensi peternakan melalui teknologi terbaru. Dengan hal itu diharapkan ada pengimplementasian dari para mahasiswa dan tidak hanya dalam proposal penelitian saja.
“Sehingga hal itu dapat meningkatkan kualias peternakan rakyat,™™ tandas Rofiudin.
Pada akhir, menurutnya, kendala yang dialami oleh para panitia adalah kurangnya sumber daya manusia. Tercatat, total panitia perlombaan hanya 20 peserta.
“Kami punya jam kuliah yang sangat padat sehingga sult sekali mengatur waktu untuk rapat,™™ tegas Rofiudin.
Sementara itu, Prof. Dr. Retna Apsari, M.Si., selaku Dekan Fakultas Vokasi dalam sambutannya memberi motivasi kepada para peserta untuk supportif mengikuti perlombaan. Retna berharap para peserta dapat all out mengerahkan segala kemampuan untuk menang di perlombaan.
Penulis: Tunjung Senja Widuri
Editor: Nuri Hermawan





