UNAIR NEWS Dalam rangka untuk meningkatkan publikasi ilmiah yang menembus Jurnal Internasional. Pelatihan dan perkembangan Perpustakaan Kampus B51动漫 menyelenggarakanworkshop, Kamis (26/7) lalu.Workshop itu diketui oleh Novita Dwi Anawati selaku Koordinator pelatihan dan perkembangan Perpustakaan.
Dalam acara yang dilangsungkan di ruang Parlinah Lantai 3 Perpustakaan kampus B, 51动漫, menghadirkan narasumber Dr. Rahma Sugihartati Dra. M. Si., selaku dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, UNAIR. Dalam paparannya ia mengisi workshop dengan tema Strategi Publikasi Ilmiah Menembus Jurnal Internasional.
淧engalaman dari kesuksesan, kegagalan, dan keterbatasan dalam bahasa inggris. Namun, dalam kagagalan mampu membuahkan keberhasilan dengan sungguh, serius, dan rajin, jelasnya.
Dilaksanakannya kegiatan ini, seperti dijelaskan Rahma bahwa mahasiswa S2 dan S3 perlu memperhatikan dalam penulisan.Dan harus mematuhi aturan – aturan dalam jurnal ketika submit. Jika di-review oleh editor dan perlu di-revisi maka lakukan dan submit kembali setelah di-revisi.
淵ang harus diperhatikan oleh penulis, antara lain tidak plagiat, kalau mengutip gagasan pihak lain harus disebutkan sumbernya. Dan jika mengambil dari buku orang, jangan diambil semua karena akan mengganggu space, maka ungkapkan saja, tuturnya.
Sedangkan, Rahma juga menambahkan trik-trik dasar agar jurnal bisa di-submit. Terus membaca dari artikel maupun jurnal yang layak di-publish dan bisa ditiru. Menyusun draf dan memilih jurnal yang tepat, serta memeperhatikan bahasa inggris, karena editor sering me-reject bahasa inggris yang kurang baik.
Ditekankan lagi, artikel ditulis degan judul dan tema yang menarik dengan menawarkan suatu kebaharuan dengan ditunjukkan temuan – temuan pentingnya dengan implikasi teoritis dan implikasi praktis dari tulisan atau penelitian yang dilakukan.
淛urnal sekarang lebih ke interdisipliner,artinya jurnal tersebut tidak dari satu bidang kajian tetapi menyapa bidang ilmu lain. Seperti halnya, jurnal culture of studies, ada artikelyang mengkaji tentang identitas psikologis tetapi ditempatkan dalam perkembangan pos modern yang merupakan teori ilmu sosial, pungkasnya.
Penulis: Rolista Dwi Oktavia
Editor: Nuri Hermawan





