Perhimpunan Ginekologi Onkologi Indonesia (INASGO) menyelengkarakan Pertemuan Ilmiah yang pertama dengan tema Breaking the Boundaries in Gynaecology Cancer Care sebagai acara hybrid Internasional di Stones Hotel Bali, Indonesia dari tanggal 12-13 November 2022. Pertemuan ini diselenggarakan bersamaan dengan rapat dewan redaksi Journal of Gynecology Oncology (JGO) jurnal resmi Asian Society of Gynecologic Oncology (ASGO). Simposium yang berlangsung selama 2 hari ini menjadi pertemuan konferensi luring pertama Perhimpunan Ginekologi Onkologi Indonesia setelah pandemi Covid-19.
Pertemuan ini bertujuan untuk memberikan dan memaparkan penatalaksanaan terkini kanker ginekologi berdasarkan penelitian ilmiah dan memanfaatkan big data Indonesia sebagai bagian dari penelitian yang dapat diakui masyarakat Asia. Dari berbagai bagian yang kami tawarkan, kami mencoba memberikan gambaran tentang berbagai sisi penelitian dan pembaruan, seperti studi banding, tidak hanya untuk ahli onkologi ginekologi tetapi juga untuk bidang ginekologi umum khususnya di masa depan.
Empat ratus tujuh puluh dua dokter kandungan dan dokter umum dari seluruh Indonesia bergabung dalam pertemuan ini. Wilayah terjauh peserta yang mengikuti acara ini berasal dari Aceh (Sumatra), Lombok (Nusa Tenggara Barat), dan Fak Fak (Papua Barat). Ada juga beberapa peserta yang berasal dari Singapura. Selain itu, terdapat 108 ahli onkologi ginekologi dari 24 provinsi di Indonesia, serta perwakilan dari Korea, Singapura dan Belanda yang hadir dalam pertemuan ini sebagai peserta dan pembicara. Acara diisi dengan berbagai topik menarik dan update dari pada pembicara nasional dan internasional yang berfokus pada ahli ginekologi onkologi, ginekologi umum, dan dokter umum. Ada 67 kuliah dalam 22 sesi. Pertemuan ini memberi para peserta kesempatan untuk mendapatkan informasi terbaru tentang pakar inovasi mutakhir dalam obat-obatan onkologi ginekologi dan berbagai topik lain dari para perintis dan pakar dalam bidang ini untuk meningkatkan praktik sehari-hari serta teknik dan keterampilan bedah mereka.
Selama pertemuan ilmiah, sesi dibagi menjadi dua kategori. Salah satunya adalah sesi Onkologi Ginekologi dan sesi Ginekologi Umum.
- Sesi Onkologi Ginekologi
Kategori Onkologi Ginekologi memiliki 12 sesi dan 38 topik yang beragam, dengan empat pembicara internasional dan 10 pembicara lokal pada hari pertama. Pada hari kedua, 31 pembicara memberikan edukasi dalam 5 sesi dengan 17 topik berbeda. Sesi Onkologi Ginekologi Muda dimulai dengan sesi tumor board. Diskusi diagnosis klinis, konferensi patologis dan penatalaksanaan 3 kasus dengan panelis internasional Profesor Rene Verheijen dan Dr.Josepth Ng (Singapura). Di tengah acara diadakan pertemuan kerjasama antara pengurus INASGO dan JGO yang membahas tentang Indonesian Nationwide Cancer Registry-based Study (INACRES) dan menemukan solusi atas permasalahan penelitian dan publikasi di Indonesia terkait keterbatasan data dan insfrastruktur.
- Sesi ginekolog umum dan dokter umum
Kategori ini terdiri dari 10 sesi dengan 21 topik. Semua topik dirancang dengan beragam tema terkait dengan praktik sehari-hari. Pada hari terakhir ada kompetisi paper dan oral presentation untuk semua peserta yang memiliki kasus menarik dari percobaan atau penelitian mereka. Presentasi direview oleh Dr.Heru Priyanto dan Dr. Ali Budi Harsono. Pemenang diumumkan pada upacara penutupan.
Penulis: Brahmana Askandar Tjokroprawiro
Selengkapnya dapat dibaca pada link berikut:





