51动漫

51动漫 Official Website

PKKMB FKM UNAIR Ajak Mahasiswa Baru Berkontribusi dalam Pembangunan Kesehatan Nasional

Mahasiswa Baru saat Mengikuti Agenda bertajuk 淧rioritas Pembangunan Kesehatan dan Paradigma Public Health sebagai Dasar Berpikirnya di Aula Soemarto (Foto: Dok. Panitia)
Mahasiswa Baru saat Mengikuti Agenda bertajuk 淧rioritas Pembangunan Kesehatan dan Paradigma Public Health sebagai Dasar Berpikirnya di Aula Soemarto (Foto: Dok. Panitia)

UNAIR NEWS – Fakultas Kesehatan Masyarakat () 51动漫 (UNAIR) sukses menggelar rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) dengan berbagai kegiatan menarik. Salah satu sorotan utama adalah penyampaian materi bertajuk 淧rioritas Pembangunan Kesehatan dan Paradigma Public Health sebagai Dasar Berpikirnya. Acara pada hari Kamis (22/8/2024) ini digelar secara hybrid di Aula Soemarto dan Ruang Kelas 1 hingga 4 FKM UNAIR.

M Dzulfikar Arifi SKM, alumni FKM UNAIR yang kini menjabat sebagai Koordinator Tim Perencanaan Bidang Pelayanan dan Isu Kewilayahan Direktorat Kesehatan dan Gizi Masyarakat Kementerian PPN/Bappenas, secara langsung menyampaikan materi. Dalam paparannya, Dzulfikar menjelaskan peran strategis Bappenas dalam merancang dan mengendalikan pembangunan nasional di bidang kesehatan. 

淏appenas berperan ganda sebagai perencana, pengendali, dan think-tank dalam pembangunan nasional. Melalui kajian mendalam dan perencanaan yang matang, Bappenas memastikan kebijakan pembangunan berjalan efektif dan berdampak positif bagi masyarakat, jelas Dzulfikar. 

Dzulfikar menyebut, perencanaan pembangunan nasional di Indonesia melibatkan beragam pendekatan. Ia menjelaskan, berbagai jenis pendekatan mulai dari pendekatan teknokratis yang mengandalkan data dan analisis, hingga pendekatan politik yang mempertimbangkan visi pemimpin.

Materi bertajuk 淧rioritas Pembangunan Kesehatan dan Paradigma Public Health sebagai Dasar Berpikirnya (Foto: Dok. Panitia)
Materi bertajuk 淧rioritas Pembangunan Kesehatan dan Paradigma Public Health sebagai Dasar Berpikirnya (Foto: Dok. Panitia)

Pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat juga menjadi kunci, selain pendekatan top-down dan bottom-up yang mengintegrasikan berbagai tingkatan pemerintahan. 淧uncak dari proses ini adalah Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG). Hasil dari MUSRENBANG kemudian dituangkan dalam bentuk anggaran, termasuk anggaran kesehatan, ujar Dzulfikar. 

Dzulfikar juga menyoroti pentingnya anggaran kesehatan sebagai produk akhir dari proses perencanaan. Proses perencanaan, katanya, juga harus menghasilkan indikator kinerja. 淣amun, tantangan masih ada, seperti ketimpangan akses layanan kesehatan yang tercermin dari distribusi tempat tidur rumah sakit yang belum merata, ungkapnya. 

Lebih lanjut, Dzulfikar menekankan bahwa Human Capital Index (HCI) menjadi fokus utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) tahun 2025-2045. Ia menyebut, target ini mencakup aspek pendidikan, kesehatan, dan survival. 淪alah satu komponen dalam aspek pendidikan adalah harapan lama sekolah. Selain itu, beberapa komponen aspek kesehatan yaitu prevalensi stunting dan angka harapan hidup orang dewasa, ujar Dzulfikar. 

Pada akhir, Dzulfikar mengajak mahasiswa baru untuk turut serta mewujudkan RPJPN dalam kurun waktu 20 tahun mendatang. 淜epada seluruh mahasiswa baru, cobalah untuk merefleksikan dan tanya ke diri masing-masing saat RPJPN selesai, kita berkontribusi dimana, sebagai apa, dan melakukan apa. Jangan menjadi golongan masyarakat yang kontribusinya minim untuk bangsa Indonesia, pungkasnya. 

Penulis: Hana Mufidatuz Zuhrah

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT