51动漫

51动漫 Official Website

Pola Pertumbuhan dan Klasifikasi Ekologi Tor tambra di Sungai Mamis, Provinsi Aceh

Pola Pertumbuhan dan Klasifikasi Ekologi Tor tambra di Sungai Mamis, Provinsi Aceh
Sumber: Mongabay

Empat spesies ikan Tor telah diidentifikasi di perairan tawar Aceh, Indonesia, yaitu Tor douronensis, T. tambroides, T. tambra, dan T. soro . Tor tambra merupakan spesies dominan yang ditemukan dan telah dimasukkan dalam daftar merah spesies terancam IUCN sebagai spesies terancam (kategori kekurangan data) karena adanya peningkatan ancaman eksploitasi dan kerusakan lingkungan. Tor tambra dapat mencapai panjang maksimal satu meter, dengan cuping berukuran sedang pada bibir bawah tetapi tidak menyentuh ujung bibir. Saanin (1984) menyatakan bahwa ikan dari taksa ini memiliki ciri sirip punggung halus, kepala tidak berbentuk kerucut, dan terdapat 3,5 baris sisik antara garis linear-teral dan sirip punggung. Tor tambra juga memiliki garis linear-lateral yang terlihat jelas, moncong menonjol, posisi mulut inferior, dan bibir tebal.

Kehidupan T. tambra terancam punah akibat eksploitasi yang tinggi, kerusakan hutan, pencemaran air, dan alih fungsi lahan. Tingginya permintaan pasar domestik dan ekspor menyebabkan tingginya eksploitasi T. tambra. Lebih jauh, kerusakan hutan mengakibatkan hilangnya habitat dan sumber makanan T. tambra. Pencemaran air juga memengaruhi kehidupan spesies Tor. Perubahan tata guna lahan berdampak pada pergerakan alami, seperti migrasi pemijahan. Ikan tor mempunyai nilai budaya dan ekonomi yang tinggi sehingga termasuk dalam kelompok ikan konsumsi eksklusif. Ikan tor mempunyai kandungan albumin yang tinggi sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku obat dalam penyembuhan pascaoperasi.

Kondisi lingkungan perairan, kondisi organisme dan ketersediaan makanan dapat mempengaruhi besarnya nilai faktor kondisi, kesehatan ikan, produktivitas dan kondisi fisiologis populasi ikan. Kondisi lingkungan yang menurun dan berada di bawah kondisi minimum yang dibutuhkan bagi spesies ikan akan menyebabkan stres dan kematian. Pengurangan persentase tutupan hutan di sekitar daerah tangkapan air akan menyebabkan terlepasnya partikel kasar atau bahan organik ke sungai, sehingga mengganggu habitat reproduksi dan tempat berlindung larva ikan. Penelitian ini akan memberikan informasi baru mengenai karakteristik habitat, pola pertumbuhan dan faktor kondisi T. tambra di Kawasan Ekosistem Leuser dalam upaya pengembangan konservasi ikan air tawar asli Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik habitat, pola pertumbuhan dan faktor kondisi T. tambra di Sungai Mamis, Desa Bunin, Kawasan Ekosistem Leuser, Aceh, Indonesia.

Penulis: Prof. Muchammad Yunus, drh., M.Kes., Ph.D.

Link:

Baca juga: Kapuasia Falaris, Spesies Baru Ikan Loach Nemacheilid dari Kalimantan

AKSES CEPAT