51动漫

51动漫 Official Website

Polineuropati pada Anak

Foto by Orami

Polineuropati merupakan kerusakan yang terjadi secara simultan pada beberapa saraf perifer (saraf tepi) yang berfungsi untuk menerima informasi dari seluruh tubuh. Beberapa kasus polineuropati terjadi karena faktor genetik yang diturunkan dari orang tua pada anak, akibat cedera atau infeksi dan beberapa kasus tidak diketahui penyebabnya.

Jenis polineuropati terbagi menjadi dua, polineuropati akut dan polineuropati kronis. Adapun penyebab terjadinya polineuropati akut beberapa diantaranya adalah infeksi, adanya reaksi autoimun, konsumsi antibiotik, antikonsulvan dan obat penenang tertentu, serta kanker. Sedangkan polineuropati kronis umumnya tidak memiliki penyebab yang jelas namun dapat juga disebabkan oleh konsumsi alkohol, defisiensi nutrisi, gagal ginjal, kanker dan diabetes.

Gejala yang umumnya muncul pada anak dengan polineuropati dapat muncul secara tiba-tiba atau muncul secara perlahan dan terjadi dalam jangka waktu tertentu tergantung pada penyebab yang mendasari dan kondisi pengidap. Secara umum, gejala yang sering muncul antara lain kesemutan, rasa nyeri tajam secara tiba-tiba, lebih peka pada sentuhan, mati rasa, sulit menelan, buruknya koordinasi tubuh, kelemahan otot , kram otot, otot berkedut, berkeringat secara tidak wajar, tekanan darah menurun secara tiba-tiba, kehilangan keseimbangan, gangguan tidur hingga diare dan konstipasi.

Diagnosis polineuropati dilakukan dengan pemeriksaan lengkap untuk mengetahui lokasi dan tingkat kerusakan saraf pada anak. Tes yang dapat dilakukan untuk membantu diagnosa polineuropati pada anak antara lain MRI, CT scan, elektromyografi, biopsi serta pengambilan sampel darah dan urin. Perawatan setiap pasien berbeda-beda tergantung pada penyebabnya.

Pemberian obat-obatan seperti antidepresan dan anti kejang, terapi fisik, operasi, pemberian alat bantu mekanis, dan pemberian nutrisi yang tepat membantu mengendalikan dan mengurangi risiko kerusakan saraf. Selain itu, perlu adanya penerapa gaya hidup sehat untuk mengurangi risiko dan meringankan gejala polineuropati.

Penulis: Prastiya Indra Gunawan

Informasi detail bisa dilihat pada tulisan kami di :

Prastiya Indra Gunawan, Kartika Hardiyani, I Dewa Gede Ugrasena. Total Neuropathy Scale Pediatric Vincristine to detect vincristine induced peripheral neuropathy in children with Acute Lymphoblastic Leukemia, Vol. 48, no. 1, pp. 179-184.

AKSES CEPAT