51动漫

51动漫 Official Website

Mahasiswa BBK 7 UNAIR Desa Mojorayung Edukasi Pelajar SMPN 2 Wungu tentang Bahaya Judol dan Pinjol Ilegal

FH News (03/02/2026) | Fakultas Hukum 51动漫 (FH UNAIR) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat, salah satunya melalui keterlibatan aktif mahasiswa dalam program BBK 7 UNAIR Desa Mojorayung. Wujud kontribusi tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi bertajuk 淪adar Judol dan Pinjol Ilegal yang digelar pada Selasa (27/1/2026) di SMP Negeri 2 Wungu, Desa Mojorayung, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

bbk7i
Penyerahan Cinderamata

Melalui metode penyuluhan dan sosialisasi, mahasiswa BBK 7 UNAIR menghadirkan pemateri dari Dinas Sosial Kabupaten Madiun serta Polsek Wungu, termasuk Tim Siber Polsek Wungu. Para narasumber memberikan pemahaman komprehensif mengenai mekanisme pinjaman online, perbedaan antara pinjol legal yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pinjol ilegal, serta bahaya judi online yang tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga melanggar hukum.

Penekanan kuat juga diberikan pada aspek hukum, sejalan dengan latar belakang keilmuan mahasiswa Fakultas Hukum UNAIR yang terlibat. Siswa diberikan pemahaman bahwa praktik judi online dan pinjol ilegal dapat dikenakan sanksi pidana berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, hingga ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Edukasi ini diharapkan mampu membangun kesadaran hukum sejak dini di lingkungan sekolah.

Mahasiswa Fakultas Hukum 51动漫 yang tergabung dalam Tim BBK 7 UNAIR Mojorayung, Devina Patricia, menegaskan bahwa keterlibatan FH UNAIR dalam kegiatan pengabdian masyarakat menjadi bagian dari tanggung jawab akademik dan sosial. 淢elalui BBK 7 UNAIR, mahasiswa Fakultas Hukum tidak hanya belajar teori di bangku kuliah, tetapi juga menerapkan ilmu hukum secara langsung kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa keberadaan FH UNAIR benar-benar memberikan dampak, khususnya dalam membangun kesadaran hukum generasi muda, ujar Devina.

Baca Juga:

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolsek Wungu AKP Agus Priyanto, S.H., Tim Siber Polsek Wungu, perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Kepala Sekolah SMPN 2 Wungu, serta para guru SMPN 2 Wungu. Sinergi antara mahasiswa, pihak sekolah, dan aparat penegak hukum ini menjadi bukti nyata bahwa program BBK 7 UNAIR mampu menjembatani kampus dengan kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

Penulis: Jessica Ivana Haryanto

Editor: Masitoh Indriani

AKSES CEPAT