51动漫

51动漫 Official Website

Program Fast Track Fakultas Hukum 51动漫: Tawarkan Skema Dalam Negeri dan Luar Negeri

Humas FH (16/06/2025) | Fakultas Hukum 51动漫 (FH UNAIR) terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan berkualitas melalui berbagai inovasi pendidikan. Salah satu program unggulan yang ditawarkan adalah Program Fast Track, sebuah jalur percepatan studi yang memungkinkan mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum (S.H.) dan Magister Ilmu Hukum (M.H.) hanya dalam waktu lima tahun atau sembilan semester. Sosialisasi Program Fast Track ini dilaksanakan pada hari Senin (16/06/2025) secara luring di Ruang 305 Gedung A. G. Gedung Pringgodigdo pukul 12.00-13.00 WIB.

Program Fast Track dirancang agar mahasiswa dapat mulai mengambil mata kuliah jenjang magister sejak duduk di semester tujuh program sarjana. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga memperoleh keuntungan dari kesinambungan kurikulum yang saling mendukung antara skripsi dan tesis. Selain itu, program ini juga memberikan pembebasan biaya Sumbangan Operasional Pendidikan (SOP) selama dua semester pertama jenjang S2 yang tentu menjadi insentif menarik bagi peserta. Integrasi akademik ini juga dilengkapi dengan sistem pendampingan dan bimbingan lintas jenjang oleh dosen yang sama, sehingga proses penyusunan tugas akhir menjadi lebih terarah dan berkualitas.

Namun, tidak semua mahasiswa dapat langsung mengikuti program ini. Seleksi dilakukan secara ketat dengan sejumlah kriteria yang harus dipenuhi. Diantaranya, mahasiswa harus telah menyelesaikan minimal 114 Satuan Kredit Semester (SKS) hingga akhir semester lima dan merencanakan 18 hingga 20 SKS pada semester enam. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal yang disyaratkan adalah 3,50, serta skor ELPT minimal 475. Selain itu, mahasiswa juga harus memperoleh rekomendasi dari koordinator program studi S1 dan S2, serta menyerahkan surat pernyataan kesanggupan yang disetujui oleh orang tua atau wali. Pendaftaran biasanya dibuka pada semester enam, dan mahasiswa yang lolos akan ditetapkan secara resmi melalui Surat Keputusan (SK) Dekan.

Dalam menjaga mutu pelaksanaan, Program Fast Track juga dilengkapi dengan sistem evaluasi berkala. Mahasiswa wajib menyelesaikan studi sarjananya maksimal pada akhir semester delapan dan mempertahankan IPK minimal 3,50 selama menjalani pendidikan magister. Apabila tidak memenuhi ketentuan tersebut, keikutsertaan mahasiswa dalam program dapat dibatalkan. Meski demikian, SKS yang telah diambil tetap bisa dikonversi apabila mahasiswa melanjutkan studi magister melalui jalur reguler.

Baca Juga:

Lebih dari sekadar mempercepat masa studi, Program Fast Track juga bertujuan meningkatkan kualitas lulusan melalui dorongan pada publikasi ilmiah dan penguatan budaya riset. Mahasiswa diarahkan untuk menjadikan karya akhir mereka sebagai kontribusi intelektual yang bernilai bagi pengembangan ilmu hukum, baik di tingkat nasional maupun internasional. Dalam konteks global, FH UNAIR juga mempunyai Program Fast Track Luar Negeri dengan menjalin kolaborasi dengan berbagai universitas luar negeri. Salah satu contohnya adalah skema 3+1 bersama Durham University, di Inggris, yang memungkinkan mahasiswa untuk menempuh satu tahun pendidikan magister di luar negeri setelah menyelesaikan tiga tahun studi sarjana di UNAIR.

Melalui Program Fast Track, FH UNAIR tidak hanya menawarkan efisiensi waktu dan biaya, tetapi juga menanamkan nilai-nilai akademik unggul dan kesiapan kompetitif bagi para calon yuris masa depan. Program ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan hukum dapat dirancang lebih adaptif, responsif, dan relevan dengan tantangan zaman. Bagi mahasiswa yang memiliki dedikasi tinggi, visi akademik jangka panjang, serta semangat untuk terus berkembang, Program Fast Track adalah langkah strategis menuju masa depan yang lebih cerah dalam bidang hukum.

Penulis : Angelique Novelyn

Editor : Masitoh Indriani

AKSES CEPAT