Humas (17/4/2023) | Mahasiswa Fakultas Hukum 51动漫 (FH UNAIR) kembali juarai kompetisi karya tulis ilmiah. Delegasi beranggotakan Indriani Vicky Kartikasari (2021), Angeline Irene Santoso (2020), Deah Ajeng Pramudita (2021), dan Wahyu Malayffayza Nadine Firdausi (2021) itu berhasil menyabet Juara II Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Universitas Islam Negeri (UIN) Law Fair VI 2023.
Lomba tersebut dilaksanakan pada 17 – 19 Maret 2023 di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. Babak penyisihannya dilaksanakan secara online, sedangkan babak final diselenggarakan secara offline.
Melalui wawancara dengan FH News pada Rabu (12/4/2023), Deah mengatakan ini merupakan kali pertama mereka berempat mengikuti LKTI UIN Law Fair. Mereka berempat merupakan tim yang telah diseleksi oleh badan semi otonom Masyarakat Yuris Muda Airlangga (MYMA) FH UNAIR. Ini juga merupakan kemenangan pertama bagi MYMA FH UNAIR di LKTI UIN Law Fair.
Deah juga menceritakan kesulitan yang mereka hadapi selama persiapan lomba. Menurutnya, selama dua minggu pengerjaan, bagian paling sulit yaitu ketika mereka harus membagi waktu selama jangka waktu dua minggu.
“Waktunya kan bisa dibilang cukup singkat, sedangkan masing-masing anggota juga punya agenda dan tugas kuliah yang tetap harus dikerjakan,” ujar Deah.
Irene menyambung dengan menuturkan bagian tersulit bagi dirinya justru saat menulis paper. “Menuang pemikiran yang abstrak menjadi bentuk tulisan yang rapi bersama tiga orang lain cukup sulit,” paparnya.
Sementara itu, topik yang mereka tulis dalam paper mereka merupakan topik mengenai pengaturan terkait hak gugat pemerintah dalam bidang lingkungan yang diatur dalam Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH). Mereka mengkritisi aturan tersebut dalam paper mereka karena dirasa tidak fokus pada pemulihan lingkungan yang telah rusak dan/atau rusak.
“Kami sangat senang dan bersyukur karena ini lomba pertama kami di bidang karya tulis ilmiah, namun ternyata kami bisa mendapatkan Juara II. Selain itu, kami juga mendapat Juara Umum dan Piala Bergilir Mahkamah Konstitusi karena delegasi FH UNAIR untuk lomba debat UIN Law Fair juga menjadi Juara I. Kemenangan kami itu tidak lepas dari bimbingan dan arahan dari dosen pembimbing kami, Pak Franky Butar Butar, serta pihak-pihak lain yang telah membantu kami dalam proses ini,” ucap Deah.
Sebagai penutup, Irene membagikan tips untuk menjadi juara dalam perlombaan karya tulis ilmiah. Ia berpesan untuk selalu konsisten dalam melakukan riset hingga proses penulisan karya tulis.
“Tips yang harus dipegang adalah konsisten. Konsisten riset, mencari sumber hukum, menulis temuan, konsultasi, dan revisi,” pungkas Irene.
Penulis : Dewi Yugi Arti




