Dokumentasi Bahasa dan Sastra Indonesia FIB UNAIR angkatan 2024 saat pertama kali menyusun program kerja (Foto: Istimewa)
Surabaya “ 51¶¯Âþ (FIB UNAIR) tak henti-hentinya menunjukkan keistimewaan dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi mahasiswa bahasa dan sastra Indonesia. Melalui mata kuliah kodikologi, mahasiswa bahasa dan sastra indonesia diajak untuk mengenali naskah kuno dengan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan Kodikologi (PKL Kodikologi). Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap semester 3 perkuliahan. Kali ini, PKL Kodikologi akan dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 19 November 2025 di Museum Mpu Tantular.
Mengusung tema œWidyabasa: Menelusuri Jejak Naskah Sebagai Sumber Ilmu dan Bahasa, PKL Kodikologi hadir sebagai wujud semangat mahasiswa Basasindo dalam menggali keterkaitan antara ilmu pengetahuan, bahasa, dan warisan naskah sebagai objek kajian kodikologi yang mendukung keilmuan filologi serta program studi bahasa dan sastra Indonesia. kegiatan ini menjadi pondasi awal mahasiswa dalam mengenal program praktik kerja lapangan dan mengenal naskah kuno dengan mempelajarinya dari dekat.
Ketua Pelaksana PKL Kodikologi, Anindya Rahmah Azizah, menjelaskan bahwa kegiatan ini akan menumbuhkan wawasan tentang naskah kuno dan menjadi salah satu penentu indikator pemilihan minat mata kuliah mahasiswa Basasindo pada semester 4. œKami ingin kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pelestarian dengan mewariskan estafet pengetahuan terkait naskah kuno yang jarang diminati di Indonesia, besar harapan kami kegiatan ini menciptakan akademisi yang kelak melestarikan naskah kuno, terangnya.
Melalui rangkaian acara PKL Kodikologi, mahasiswa Basasindo diajak untuk membentuk sistem keorganisasian yang mampu mengakomodir kebutuhan baik sebelum acara dilangsungkan maupun pada saat pelaksanaan. Selain itu, Pada saat pelaksanaan kegiatan ini, mahasiswa akan mendapatkan materi filologi dan konservasi naskah yang akan menjadi petunjuk dalam mengerjakan tugas yang berfokus pada identifikasi naskah. Sebagai penutup rangkaian acara, mahasiswa akan diajak untuk mengelilingi museum agar lebih dekat dengan sejarah naskah kuno.
PKL kodikologi juga menjadi jembatan mahasiswa yang ingin berkarir di minat filologi. Kegiatan ini akan menambah wawasan mahasiswa betapa pentingnya regenerasi filolog-filolog baru yang akan melestarikan naskah kuno. Hal tersebut tentu penting untuk menjaga sejarah Bangsa Indonesia dan pengetahuan-pengetahuan masyarakat di masa lampau yang terhimpun di beragam naskah kuno.
Dengan dukungan penuh dari Fakultas Ilmu Budaya UNAIR, diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat keilmuan yang progresif bagi mahasiswa sebagai agent of change yang akan meneruskan estafet studi filologi di masa depan dan mampu meningkatkan minat Masyarakat Indonesia terhadap naskah kuno yang menyimpan berbagai bidang keilmuan.




