51动漫

51动漫 Official Website

BEM FIB UNAIR Wujudkan Organisasi Inklusif

BEM FIB UNAIR Kabinet Simfoni Karya (Foto: Dok. BEM FIB 2025).

FIB NEWS – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) 51动漫 (FIB UNAIR) terus menunjukkan adaptasi dan transformasi program kerja dari tahun ke tahun. Sejumlah pembaruan strategis diluncurkan, termasuk adanya program kesetaraan dan keadilan gender. Pembentukan itu bertujuan untuk menciptakan lingkungan organisasi lebih adil serta inklusif.

Kenalkan Program Baru 

Presiden BEM FIB 2025, Aisyah Nurillah, mengatakan bahwa salah satu perubahan signifikan dalam struktur organisasinya, yakni keberadaan Kementerian Gender dan Inklusi Sosial. Kementerian tersebut diwujudkan sebagai respons terhadap pentingnya ruang inklusif dan adil bagi semua civitas academica. Sementara itu, Kementerian Seni Budaya dan Olahraga digabung bernama Seniora untuk efektivitas program kerja maupun optimalisasi sumber daya.

Dalam aspek program kerja, BEM FIB tahun ini menghadirkan beberapa program unggulan yang bersifat baru maupun hasil penyempurnaan dari tahun-tahun sebelumnya, seperti Puan Rekah Kelana sebagai ruang diskusi perempuan dan gender, Jobfair Fest yaitu forum interaktif untuk belajar dunia profesional, dan beliefs in Dialogue yang diharapkan dapat menjadi forum toleransi antaragama yang ada di FIB. 

Lebih lanjut, Aisyah, sapaan dekat presiden BEM itu, juga memperkenalkan program Bakti Satya Muda yang merupakan program magang bagi mahasiswa baru untuk bisa bergabung ke BSO dan komunitas FIB. 淧rogram-program, banyak kami jalankan secara kolaboratif dengan Ormawa, BSO, dan komunitas agar dampaknya bisa meluas dan pelaksanaannya lebih maksimal, jelasnya. 

Dari sisi kepemimpinan, Aisyah menyebut tetap akan mempertahankan pendekatan kekeluargaan. Meski gaya kepemimpinan tiap periode memiliki nuansa berbeda. 淭idak ada perubahan sistemik yang besar. Kami tetap menjunjung profesionalisme, namun dengan suasana internal yang suportif dan hangat.

Wadah Pengembangan Diri

Aisyah menjelaskan pula terkait keberadaan BEM FIB yang ia harapkan dapat menjadi ruang mahasiswa melakukan pengembangan diri. 淚kut BEM bisa menjadi salah satu upaya pengembangan karakter dan jati diri teman-teman. Beragam keterampilan bisa diperoleh, seperti latihan manajemen kepemimpinan, perluasan wawasan, dan peningkatan kecendekiawanan, serta integritas kepribadian, ucap Aisyah. 

Selain itu, dalam menjaga tradisi tiap tahunnya, Aisyah menyebut program khas tetap dipertahankan. Program-program, seperti Bradanaya, Festival Budaya, dan Dekan Cup telah menjadi bagian dari perwujudan nilai budaya maupun ciri khas FIB.

Dengan arah baru yang lebih inklusif dan progresif, BEM FIB UNAIR 2025 diharapkan mampu menghadirkan dampak positif bagi mahasiswa. Serta memberikan pembinaan organisasi berbasis edukasi yang berkualitas sejalan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4. 

Penulis: Nur Khovivatul Mukorrobah

Editor: Nuri Hermawan. 

AKSES CEPAT