Dokumentasi Kegiatan Pekabaran Injil (PI) mahasiswa baru Kristen FIB UNAIR bersama kakak pembina seluruh fakultas di UNAIR (Dok.Narasumber)
FIB NEWS – Badan Seni Otonom Sie Kerohanian Kristen Protestan (BSO SKKP) 51动漫 (FIB UNAIR) menggelar acara Pekabaran Injil yang ditujukan bagi mahasiswa baru pada Jumat (19/9/2025) di Lantai 3 ASSEC Tower, Kampus Dharmawangsa – B.
Ketua BSO SKKP, Vira Nabella, menjelaskan bahwa tujuan utama acara ini adalah agar mahasiswa baru memiliki dasar iman yang kuat dalam menjalani kehidupan di kampus. 淜ami ingin setiap mahasiswa yang baru bergabung di FIB dapat mengenal kabar baik Injil sejak awal, sehingga mereka siap menjalani studi maupun pergaulan dengan berlandaskan iman yang kokoh, jelasnya.
Rangkaian Kegiatan
Acara Pekabaran Injil diwajibkan bagi mahasiswa baru maupun pengurus BSO SKKP yang belum pernah mengikuti PI. 淜ami ingin semua anggota, baik mahasiswa baru maupun pengurus, memiliki pemahaman iman yang sama, ungkap Vira.
Kegiatan dimulai dengan doa pembuka, pembagian kelompok kecil bersama kakak pembina, lalu penyampaian materi inti tentang karya Kristus. 淔ormat kelompok kecil sengaja dibuat agar diskusi lebih dekat dan mahasiswa berani bertanya, ungkapnya.
Vira menyampaikan bahwa antusiasme mahasiswa baru FIB dalam mengikuti acara ini terbilang tinggi.淧uji Tuhan, mereka datang dengan rasa ingin tahu yang besar dan aktif dalam berdiskusi. Kehadiran mereka menunjukkan adanya kerinduan untuk mengenal lebih dalam tentang iman Kristen di tengah kehidupan akademis, ujarnya.

Sesi sharing dan diskusi Pekabaran Injil (PI) oleh BSO SKKP FIB UNAIR (Dok.Narasumber)
Pesan dan Harapan
Melalui acara ini, Vira berharap mahasiswa baru dapat mengalami kasih Kristus secara pribadi. 淗arapan kami, mereka tidak hanya memahami Injil secara intelektual, tetapi juga merasakannya dalam kehidupan sehari-hari, ungkapnya.
Pesan utama dari Pekabaran Injil kali ini adalah mengingatkan mahasiswa baru tentang kasih Allah yang nyata melalui karya Kristus. Vira menegaskan, 淜eselamatan bukanlah hasil usaha manusia, melainkan anugerah dari Allah. Dengan pemahaman ini, mahasiswa baru diajak untuk menerima Kristus secara pribadi serta menjadikan-Nya pusat dalam kehidupan sehari-hari, pungkasnya.
Ia menambahkan bahwa kebangkitan Kristus memberi keberanian untuk menjalani hidup baru. 淢ahasiswa baru tidak perlu lagi terikat rasa takut atau kegagalan, sebab Kristus telah mengalahkan semuanya. Dengan demikian, mereka bisa berani berbeda dan menjadi saksi Kristus di kampus, tutupnya.
Acara Perkabaran Injil yang diselenggarakan BSO SKKP ini mendukung poin Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4, yaitu Quality Education.
Penulis: Chesica Styo Helena
Editor: Mohammad Adif Albarado




