Survei Desa dilaksanakan pada Jumat (3/1/2025) dengan Balai Desa Ngampungan sebagai titik kumpul panitia. (Foto: Dokumen Pribadi)
FIB NEWS “ Desa dan Kampung Mitra (DEPUTRA) merupakan program kerja unggulan Kementerian Pengabdian Masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa 51¶¯Âþ (BEM FIB UNAIR). Program ini telah berlangsung selama enam tahun dan kini memasuki tahun ke-7. DEPUTRA 7.0 akan berlangsung selama kurang lebih 10 hari, yakni pada Senin (13/1/2025) hingga Rabu (22/1/2025). Realisasi dari DEPUTRA 7.0 ini akan dilaksanakan di Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng, Jombang, Jawa Timur.
Desa Ngampungan: Melanjutkan Kemitraan
Desa Ngampungan di Jombang kembali dipilih sebagai lokasi pengabdian karena telah menjadi mitra DEPUTRA sejak pelaksanaan sebelumnya, yakni DEPUTRA 6.0. Pemilihan desa ini dilandasi oleh potensi pengembangan yang meliputi bidang ekonomi, berfokus pada pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat; bidang pendidikan dengan sasaran pada Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Hikmah Ngampungan; bidang pariwisata, seperti Wisata Pandansili; serta bidang kebudayaan yang ada di desa ini, seperti Watu Lesung dan sumber mata air yang bersejarah.
Kepada Humas Muda (12/1/2025), W Kate Vedhaswari Suparta, ketua pelaksana DEPUTRA 7.0, menjelaskan bahwa fokus utama program ini adalah pendidikan karakter bagi siswa-siswi MIS Al-Hikmah dan sosialisasi parenting bagi orang tua. œKami ingin membantu anak-anak mengembangkan karakter yang lebih baik. Sosialisasi parenting ditujukan agar orang tua lebih sadar akan pentingnya pembentukan karakter anak, ujar Kate.
Puncak Acara: Pemeriksaan Kesehatan untuk Lansia
Salah satu kegiatan utama dalam DEPUTRA 7.0 adalah pemeriksaan kesehatan untuk 50 lansia dari tiga dusun, yaitu Sumberdadi, Wungurejo, dan Ngampungan. Pemeriksaan ini meliputi cek gula darah, asam urat, dan kolesterol. Program ini menjadi puncak acara DEPUTRA 7.0 karena sifatnya yang berbeda dari kegiatan lainnya, dengan fokus pada kesehatan masyarakat, terutama bagi lansia.
Selain itu, adanya kolaborasi dengan BEM Fakultas Keperawatan UNAIR menjadikan kegiatan ini semakin istimewa, karena melibatkan keahlian profesional di bidang kesehatan, yang memberikan dampak langsung dan positif bagi kesejahteraan warga desa. Hal ini juga menggambarkan sinergi antara berbagai fakultas di UNAIR untuk bersama-sama mewujudkan tujuan sosial yang lebih besar.

Rapat Pleno dua dilaksanakan pada Rabu (8/1/2025), bertempat di ruang 302, Gedung Fakultas Ilmu Budaya. (Foto: Dokumen Pribadi)
Persiapan Matang
Persiapan DEPUTRA 7.0 dimulai sejak awal Desember 2024 hingga pertengahan Januari 2025. Selama satu setengah bulan, tim panitia penyelenggara telah melakukan tiga kali survei desa, dua rapat pleno besar, dan berbagai diskusi internal lainnya. œPerangkat desa sangat kooperatif, sehingga kami tidak menemui kendala besar. Namun, ada sedikit hambatan, seperti jadwal ulang sosialisasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan juga ada beberapa pihak dari UMKM yang belum bisa dibantu, tambah Kate.
Harapan Jangka Panjang
Kate berharap program ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan. œKami ingin UMKM desa ini bisa lebih dikenal luas, dan anak-anak yang ada disini semoga akan tumbuh dengan karakter yang lebih baik, katanya.
Nantinya, tongkat estafet DEPUTRA akan diteruskan kepada pengurus baru BEM FIB UNAIR. œSetidaknya kita sudah mencoba, meskipun kita tidak tahu kedepannya akan bagaimana. Setidaknya kita sudah berusaha, tutup Kate.
Kegiatan DEPUTRA 7.0 ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4 dan nomor 17, yakni Quality Education dan Partnerships for the Goals.
Penulis: Gustyosih Chesta Pramesti
Editor: Fania Tiara Berliana Marsyanda




