51动漫

51动漫 Official Website

MALAM PENGANUGERAHAN PDHI AWARD 2025

Malam penganugerahan PDHI Award 2025 yang digelar pada tanggal 11 Januari 2025 di Merlynn Park Hotel Jakarta berlangsung mewah dan meriah, yang dihadiri sekitar 200 undangan. Acara dihelat oleh Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PB-PDHI) dalam ulang tahun PDHI ke-72. Acara dibuka dengan iringan musik gendang sebagai pengiring tari saman yang dibawakan secara rancak dan kompak. Dalam sambutannya ketua panitia, Mirjawal MM, menyatakan bahwa acara ini adalah ajang yang pertama kali diselenggarakan oleh PDHI dan merupakan agenda pemberian penghargaan kepada profesi dokter hewan dan insan pemerhati kesehatan hewan di seluruh Indonesia.

Ketua Umum PB-PDHI, Dr. M. Munawaroh, MM, menegaskan perhimpunan ini sudah selayaknya memberikan apresiasi dan penghargaan atas kerberhasilan anak bangsa di dalam keikutsertaannya membangun bangsa, khususnya di bidang peternakan dan kesehatan hewan. Dalam usianya yang ke-72 PDHI kian matang dan mampu memunjukkan jati diri sebagai organisasi profesi dan bersama dengan pemerintah mampu mengemban tugas membangun dunia peternakan dan mencegah serta mengendalikan penyakit zoonotik di Indonesia. Ketua umum PBPDHI juga mengapresiasi berdirinya fakultas kedokteran hewan baru di berbagai Perguruan Tinggi di beberapa provinsi untuk mencukupi kebutuhan dokter hewan di Indonesia

Hadir dalam acara tersebut antara lain, Bapak Hashim Djojohadikusumo (ketua Yayasan Arsari Djojohadikusumo), H. Viva Yoga Mauladi, MSi (Wakil Menteri Transmigrasi), Dr. Rahmat Shah (ketua Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia), Dr. Agung Suganda (Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan), drh. Imron Suandy MVPH (dirkeswan), Dr. drh. Nuryani Zainuddin (dirkesmavet), para ketua PDHI Cabang, para stakeholder, dan segenap undangan. Mengiringi para pemenang hadir di atas panggung, penyanyi Ms. Arti Dewi hadir dengan membawakan tembang 淭erima Kasih Cinta.

Pada malam penganugerahan PDHI Award ada 10 insan yang memperoleh penghargaan Lifetime Achievement Award, yakni Prof. drh. Wiku Adisasmito, Ph.D (Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19), Prof. Dr. drh. Fedik A. Rantam (Penemu Vaksin Merah Putih Covid-19), Prof. Dr. Aulanni檃m (UB Inspiration Women Researcher), Prof. Dr. I Gusti Ngurah Mahardika (Virolog FKH UNUD), Prof. Dr. Bambang Sumiarto (Epidemiolog FKH UGM), drh. Soejono Dharmojono (Senior PDHI), dr.drh. Mangkoe Sitepu (dokter dan dokter hewan Senior PDHI), drh. Prabowo Caturroso Ph.D (mantan Dirjen PKH), Prof. Dr. H. Jemaat Manan (Alm), Prof. drh. Dondin Sajuthi (Alm) dan drh. Constant Karma (Wakil Gubernur Papua 2000-2005).

Pemberian Penghargaan diberikan juga kepada Outstanding Contributor Non-Vet, yang merupakan insan pemerhati kesehatan hewan, yang bukan berasal dari profesi dokter hewan. Para insan tersebut adalah Bapak Hashim Djojohadikusumo (Yayasan Arsari), Dr. H. Rahmat Shah (PKBSI), Ms. Karen Franken (JAAN), drs. Jansen Manangsang (Taman Safari Indonesia), H. Viva Yoga Mauladi (Wamen Transmigrasi), dan Arya Seta Wiriadipura (Managing Director PT Napindo Media Ashatama). Dalam sambutannya Bapak Hashim Djojohadikusumo berkomitmen mendukung sepenuhnya profesi dokter hewan dengan mewujudkan terciptanya Undang-Undang Kedokteran Hewan sebagai landasan dasar pendidikan profesi di Indonesia dan berharap bisa mempertemukan PDHI dengan Presiden Indonesia, Bapak Prabowo Subianto.

Hadir juga Dewan Juri PDHI Award yang diketuai oleh drh. Zulyazaini Yahya (PDHI Aceh), dengan anggota Prof. Dr. Suwarno (FKH UNAIR), Prof. drh. Deni Noviana (SKHB IPB), dan drh. Puput (PDHI Jatim 3). Dewan Juri menetapkan 25 nominasi dari 60 peserta dalam lima kategori dengan pemenang: drh Erni Suyanti, M.Ling (peraih penghargaan konservasi harimau Sumatera dan satwa liar tahun 2020) sebagai pemenang kategori Vet Inspiration, drh. Leni Sri Lestari (dokter hewan Puskeswan Terbaik Tingkat Nasional 2023) kategori Public Service Government, drh. Wahdi Azmi (pendiri Veterinary Society for Sumatran Wildlife Conservation) kategori Public Service Non-Government, Dr. Hevi Wihadmadyatami (akademisi FKH UGM) kategori Research/Innovation, dan drh. Wywy Goulda March (founder March Veterinary Training Center / PDHI Jakarta) kategori Animal Heath & Welfare, serta drh. Risa Isna Fahziar (pendiri Sahabat Satwa TV / PDHI Jatim 4) sebagai the most favorite veterinarian.

Untuk pertama kali pula acara ini sebelumnya dimeriahkan dengan lomba mini soccer antara PDHI cabang dengan para stakeholder. Sebagai pemenang juara 1 adalah PDHI DIY (PDHI Yogyakarta), juara 2 AWAL CARE (Tim Klinik Drh. Mirjawal) dan juara 3 SKALA VET (alumni USK di Jabodetabek). Acara ditutup dengan pengumuman peserta dengan busana adat terbaik. Para pemenang adalah busana adat Minangkabau (drh, Vivin Aulia), Papua (drh. Fitria Sayuti) dan Nusa Tenggara Barat (drh. Setyo Utomo.

Yang menarik pada acara ini adalah terdapat alumni FKH UNAIR yang ikut berkiprah di dalam pembangunan nasional, khususnya di bidang kesehatan dan kesehatan hewan, yakni Prof. Fedik A. Rantam (Sagavet 79, Sekretaris ITD UNAIR), Prof. Dr. Aulanni檃m (Sagavet 79, Wakil Rektor I UB), drh. Erni Suyanti (Sagavet 94, Pengendali Ekosistem Hutan Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Sumatera), dan drh. Leni Sri Lestari (Sagavet 93, Kepala UPTD Rumah Potong & Puskeswan Sukoharjo). Selamat kepada para pemenang dan teruslah berkarya untuk negeri tercinta, Indonesia.

Penulis : Prof. Dr. Suwarno, drh., M.Si.

AKSES CEPAT