Dokumentasi kegiatan Deputra 7.0 2024
Surabaya, 15 September 2025, Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM 51 kembali menghadirkan program unggulan tahunan bertajuk Desa dan Kampung Mitra (DEPUTRA) 8.0. Memasuki tahun kedelapan penyelenggaraannya, program ini hadir dengan tema Kolaborasa: Kolaborasi Mewujudkan Asa, Menenun Harapan Bersama Kampung dan Desa yang menekankan pentingnya sinergi, partisipasi, dan rasa kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat.
Tahun ini, DEPUTRA 8.0 menyasar dua lokasi utama: Kampung Kupang Gunung Timur Surabaya dan Desa Ngampungan, Jombang. Kedua wilayah ini dipilih karena merepresentasikan tantangan sekaligus potensi berbedamulai dari isu kepadatan perkotaan, pendidikan anak, hingga pemberdayaan ekonomi dan pelestarian budaya desa.
Melalui rangkaian kegiatan yang berlangsung OktoberDesember 2025, DEPUTRA 8.0 menghadirkan program strategis yang mencakup:
- Pendidikan Inklusif: Fun English Class, Kelas Karakter, dan Belajar Seru di Desa.
- Kesehatan Masyarakat: Pojok Sehat serta Rumah Sehat dari Bumi Sendiri.
- Ekonomi Kreatif: Jelantah Berkah (olah limbah jadi produk bernilai) dan Lokakarya Branding UMKM.
- Literasi Sosial & Komunikasi: Penyuluhan pinjaman online, HIV/AIDS, serta Lokakarya Komunikasi Inklusif.
- Apresiasi Budaya: Panggung Asa dan Cerita Ngampungan sebagai ruang ekspresi warga.
Dengan melibatkan 74 panitia, civitas akademika UNAIR, perangkat desa, puskesmas, komunitas lokal, hingga pelaku UMKM, program ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi berkelanjutan dan memberi dampak nyata. DEPUTRA 8.0 juga menyesuaikan arah kegiatannya dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan pembangunan komunitas berkelanjutan.
DEPUTRA bukan sekadar agenda tahunan, melainkan jembatan kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat. Kami ingin menghadirkan ruang belajar bersama, sekaligus menumbuhkan harapan baru di tengah warga, ujar Deananda Dzakiyyah Putri, Ketua Pelaksana DEPUTRA 8.0.
Melalui Kolaborasa, DEPUTRA 8.0 mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan menenun asa, agar kampung dan desa tidak hanya menjadi tempat tinggal, melainkan juga ruang tumbuh yang penuh harapan.




