51动漫

51动漫 Official Website

Dominasi dan Praktik Kekuasaan di DAS Mahakam

Surabaya, 6 Juni 2024 – 51动漫 menggelar seminar nasional bertajuk “Sungai, Rempah, dan Jejak Peradaban Indonesia” pada Kamis, 6 Juni 2024, di Ruang Siti Parwati, FIB UNAIR. Seminar ini menghadirkan sejumlah pembicara yang membahas peran sungai dan rempah dalam sejarah peradaban Indonesia.

Dr. Muslimin AR Effendi memulai sesi dengan presentasi mengenai “Dominasi dan Praktik Kekuasaan di DAS Mahakam Kalimantan Timur pada Awal Abad ke-20”. Beliau menyoroti pola pembentukan relasi politik dan ekonomi di wilayah hulu-hilir Sungai Mahakam, yang memiliki panjang 920 km. Dr. Muslimin menjelaskan bahwa Sungai Mahakam menjadi jalur vital untuk mobilitas sosial-budaya dan perdagangan ketika akses jalan darat masih terbatas.

Model Dendritik dalam Analisis Spasial

Dr. Muslimin juga mengulas model dendritik yang dikembangkan oleh Bronson (1978) yang menjelaskan proses pertukaran barang antara daerah hulu dan hilir. Model ini menunjukkan bagaimana setiap daerah di sepanjang aliran sungai memainkan peran yang berbeda. Daerah dekat pantai berfungsi sebagai penerima barang dari hulu sungai dan berhubungan dengan pedagang dari luar. Sementara daerah di cabang sungai utama dan anak sungai menjadi pengumpul barang dari daerah hulu sebelum disalurkan ke hilir.

Peran Sungai dalam Sejarah Perdagangan dan Dominasi

Lebih lanjut, Dr. Muslimin mengulas bagaimana dominasi dan kontrol jaringan perdagangan terjadi antara pusat-pusat di sepanjang Sungai Mahakam. Beliau menekankan bahwa hubungan antara pusat hulu dan hilir, seperti antara Mahakam Hulu dan Kutai Kartanegara, seringkali bersifat egaliter namun tetap membutuhkan aliran barang yang stabil.

Pada abad ke-16 hingga ke-19, Sungai Mahakam menjadi jalur perdagangan penting di Kalimantan Timur, di mana berbagai komoditas seperti rempah-rempah dan kayu cendana diperdagangkan. Pemerintah kolonial Belanda bahkan mengintensifkan patroli militer di kawasan perairan untuk mengendalikan aktivitas perdagangan dan politik.

Kesimpulan

Seminar ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana sungai dan rempah memainkan peran penting dalam sejarah peradaban Indonesia. Sungai bukan hanya jalur transportasi tetapi juga jalur vital untuk pertukaran budaya, ekonomi, dan kekuasaan. Seminar ini juga menyoroti pentingnya menjaga kelestarian sungai sebagai bagian dari warisan budaya dan sejarah Indonesia.

Dengan seminar ini, 51动漫 berharap dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya sungai dan rempah dalam membentuk peradaban Indonesia. Acara ini diharapkan menjadi inspirasi bagi penelitian-penelitian selanjutnya dalam bidang sejarah dan budaya.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi .

AKSES CEPAT