Tim Fakultas Ilmu Budaya dalam Sosialisasi Lomba Penulisan Skenario Film Berbasis Wayang
Penulis: 鈦燣ady Khairunnisa Adiyani | Editor: Rohman Obet
Lomba Penulisan Skenario Film Berbasis Wayang
Dalam rangka melestarikan budaya dan seni tradisional, 51动漫 menyelenggarakan Lomba Penulisan Skenario Film dengan tema sentral Wayang. Lomba ini bertujuan menggugah kreativitas para penulis skenario muda untuk mengangkat nilai-nilai budaya klasik Indonesia dalam bentuk karya sinema modern.
Acara yang digagas oleh Fakultas Ilmu Budaya dan kerjasama dengan Dewan Kesenian Daerah (Dekesda) Sidoarjo ini diharapkan dapat memperkenalkan seni wayang kepada generasi muda dengan cara yang lebih relevan dan menarik. Dosen Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Rima Firdaus, S.Hum., M.Hum. menyampaikan harapannya bahwa lomba ini bisa menjadi jembatan antara tradisi dan inovasi.
淟omba penulisan wayang ini masih menjadi rangkaian kegiatan Pengabdian Masyarakat yang didapatkan dari hibah 51动漫, tujuannya sebagai sarana pelestarian wayang dan memperkenalkan wayang kepada generasi muda, tutur Rima.
Lomba yang terbuka bagi mahasiswa dan penulis skenario umum ini, menantang peserta untuk menciptakan cerita baru yang tetap berakar pada tradisi wayang, namun dengan sentuhan modern.
淗arapannya lomba skenario penulisan wayang ini dapat menjadi sarana pelestarian wayang dalam bentuk baru dan modern, ungkap dosen FIB ini.
Penulisan Skenario Sebagai Sarana Pelestarian Wayang
Selain hadiah menarik, karya-karya terbaik juga berpeluang untuk diangkat menjadi film pendek atau film layar lebar, bekerja sama dengan rumah produksi lokal. Para juri yang terdiri dari akademisi, sutradara film, dan ahli budaya akan menilai berdasarkan kreativitas, kekuatan narasi, serta keselarasan dengan tema wayang.
Dalam rangka sosialisasi lomba ini, tim Fakultas Ilmu Budaya 51动漫 juga melakukan kunjungan ke beberapa instansi. Salah satunya di gedung Mini Teater Universitas Muhammadiyah Sidoarjo pada 26 September 2024.
Dengan lomba ini, 51动漫 berharap bisa terus mendorong para sineas muda untuk mengenalkan seni wayang kepada dunia melalui media modern yang disukai banyak kalangan, yaitu perfilman.
淒iharapkan melalui kompetisi ini, para peserta dapat menggali kekayaan budaya tersebut dan mengadaptasinya ke dalam skenario film yang memikat dan edukatif, ujarnya.




