51动漫

51动漫 Official Website

FIB UNAIR dan SMAMSATU Gresik Selenggarakan Education Exhibition Anti-Cyberbullying 2026

Gresik, 27 Januari 2026 – 51动漫 (FIB UNAIR) bekerja sama dengan SMA Muhammadiyah 1 Gresik (SMAMSATU) menyelenggarakan Education Exhibition Anti-Cyberbullying 2026 sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada penguatan etika berbahasa dan tanggung jawab komunikasi di ruang digital bagi pelajar.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai respons atas meningkatnya aktivitas digital di kalangan remaja yang belum sepenuhnya diimbangi dengan literasi etika komunikasi daring. Cyberbullying menjadi isu yang semakin relevan di lingkungan pendidikan, sehingga diperlukan upaya edukatif yang terstruktur dan aplikatif untuk membangun kesadaran berbahasa yang santun, empatik, dan bertanggung jawab di media sosial.

Program dilaksanakan dalam bentuk kompetisi dan pameran karya edukatif dengan tiga kategori lomba, yaitu Poster Digital, Instagram Reels, dan Website Mini. Peserta merupakan siswa kelas X, XI, dan XII SMAMSATU Gresik. Rangkaian kegiatan meliputi tahap pendaftaran, proses penilaian oleh dewan juri, pameran karya, serta awarding bagi peserta dengan karya terbaik. Seluruh karya yang diikutsertakan wajib orisinal, bebas unsur SARA, dan mengandung pesan edukasi anti-cyberbullying.

Tim pengabdian masyarakat FIB UNAIR yang terdiri dari dosen dan mahasiswa berperan sebagai perancang sekaligus pelaksana kegiatan, dengan dukungan penuh dari pihak sekolah mitra. Penilaian karya turut melibatkan juri dari unsur akademisi dan praktisi media digital guna menjamin kualitas substansi pesan, kreativitas, serta aspek teknis karya.

Dalam proses pelaksanaan, terdapat tantangan berupa perbedaan tingkat literasi dan keterampilan digital peserta. Hal tersebut diantisipasi melalui pemberian panduan teknis, arahan konsep, serta pendampingan selama masa persiapan karya. Pendekatan ini membantu peserta menghasilkan media kampanye yang komunikatif dan relevan dengan tema.

Kegiatan ini memperoleh respons positif dari peserta dan pengunjung. Antusiasme terlihat dari ragam inovasi karya yang ditampilkan serta keterlibatan aktif siswa dalam sesi pameran. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan juga membuka ruang refleksi dan diskusi mengenai dampak perundungan siber di kehidupan pelajar.

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, FIB UNAIR berharap dapat mendorong lahirnya pelajar yang memiliki kesadaran etika digital serta mampu menjadi agen perubahan dalam menciptakan ruang komunikasi daring yang aman, inklusif, dan berbudaya bahasa santun. Program ini diharapkan menjadi bentuk kontribusi berkelanjutan perguruan tinggi dalam penguatan literasi digital di lingkungan pendidikan.

AKSES CEPAT