51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Kembangkan Bisnis FnB, Mahasiswa FIB Raih Pendanaan AYE 2025

Amreta saat mengikuti kegiatan AYE EXPO 2025

FIB NEWS “ Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa 51¶¯Âþ (FIB UNAIR). Amreta Laras Pertiwi, mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, berhasil meraih pendanaan dalam program Airlangga Young Entrepreneur (AYE) 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan, dan Alumni (DPKKA) UNAIR.

Pendanaan wirausaha dari program AYE tersebut berhasil Amreta raih berkat gagasan bisnis kreatif yang ia rintis, yakni Sahabat Spondan. Melalui program AYE, Amreta tidak hanya mendapatkan pendanaan, tetapi juga berkesempatan untuk mengembangkan potensi kewirausahaan bersama pelaku bisnis muda lainnya dari berbagai fakultas di UNAIR.

Inovasi Bisnis Supplier Danusan Mahasiswa

Ketertarikan Amreta di bidang wirausaha sudah tertanam sejak duduk di bangku sekolah dasar. Semangat wirausaha itu terus tumbuh hingga di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Tidak berhenti sampai di situ, saat SMA, Amreta pun terus mengembangkan bisnis di bidang FnB dengan berjualan jajanan Cheese Roll. Ketertarikannya di dunia bisnis berlanjut ia tekuni hingga pada perkuliahan. Sembari menjalani kesibukan sebagai mahasiswa  semester empat, Amreta kian mengembangkan bisnisnya itu.

Amreta menjelaskan, Sahabat Spondan merupakan bisnis di bidang makanan dan minuman atau food and beverage (FnB) yang menyediakan aneka camilan sebagai suplai kebutuhan danusan di lingkungan perkuliahan. Dengan konsep sebagai supplier yang praktis, bisnis ini hadir menjawab kebutuhan mahasiswa dalam menjalankan kegiatan penggalangan dana secara lebih efisien dan terjangkau.

œAwal mula mencetuskan ide bisnis ini karena aku melihat kegiatan danusan teman-temanku yang tergabung dalam organisasi atau kepanitiaan di kampus. Kegiatan danusan ini membutuhkan aneka camilan untuk dijual dalam jumlah yang banyak. Nah dari sini aku melihat ada sebuah peluang bisnis, akhirnya aku fokus untuk mengembangkan bisnis Sahabat Spondan ini sebagai supplier aneka camilan untuk kegiatan danusan, tuturnya.

Pemasaran Lewat Jaminan Pelayanan

Di tengah padatnya jadwal kuliah setiap hari, manajemen waktu menjadi tantangan Amreta dalam menjalankan bisnis Sahabat Spondan. Dalam bisnis itu, Amreta turut melakukan proses produksi, manajemen keuangan, branding, hingga pemasaran sendiri tanpa merekrut tim.  Tantangan lain, lanjutnya, juga ada pada tenaga yang harus ia korbankan karena harus mengurus bisnisnya sambil menjalani berbagai aktivitas sebagai mahasiswa  yang aktif berorganisasi di kampus.

Dalam mengembangkan bisnis tersebut, Amreta akhirnya berupaya menjalankan strategi pemasaran dengan memanfaatkan platform media sosial. Saat awal mula merintis bisnis itu, Amreta mengaku sempat merasakan berbagai tantangan dalam branding dan mempromosikan bisnis Sahabat Spondan lebih luas. Adapun salah satu strategi pemasaran yang berhasil ia tawarkan yaitu jaminan pelayanan. Menurut Amreta, hal tersebut yang membedakan bisnisnya dengan yang lain. Sahabat Spondan, ucapnya, menawarkan jasa pengantaran produk sampai ke fakultas pembeli tanpa tambahan biaya ongkos kirim.

œAlhamdulilah saat ini sudah terdapat beberapa fakultas yang selalu menjadi langganan. Setiap ada kegiatan danusan atau acara besar lainnya, selalu melakukan pemesanan aneka camilan di Sahabat Spondan, tambah Amreta.

Rencana untuk Perluas Ekspansi Bisnis

Amreta kemudian berencana terus memperluas ekspansi bisnisnya. Ia mengungkapkan, akan merekrut beberapa tim dari teman-teman mahasiswa untuk bergabung dalam bisnisnya. Ia pun berharap agar bisnisnya  kian berkembang menjadi bisnis yang bisa membersamai berbagai kegiatan di lingkungan kampus lewat penyediaan aneka camilan berkualitas, terpercaya, dengan harga terjangkau.

Pada akhir wawancara, Amreta berpesan kepada mahasiswa yang tertarik dalam bidang wirausaha untuk tidak takut dalam memulai bisnis. Jangan mudah menyerah dan selalu konsisten-lah dalam menyelesaikan hal besar yang telah kita mulai.

œAku juga berharap agar Sahabat Spondan bisa membawa kebermanfaatan untuk banyak pihak khususnya mahasiswa yang ingin belajar bisnis dan menambah penghasilan dengan bergabung dalam tim kami, pungkasnya.

Cerita inspiratif Amreta dalam merintis bisnis Sahabat Spondan itu turut mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu quality education.

Penulis: Rava Adistya Hanum

Editor: Nur Khovivatul Mukorrobah

AKSES CEPAT