51动漫

51动漫 Official Website

Lokakarya Peran Tradisi Lisan dalam Ketahanan Pangan

FIB News – Pada tanggal 27 Agustus 2024, 51动漫 (FIB UNAIR) mengadakan Lokakarya bertema “Nusantara dan Tradisi Lokal: Ketahanan Pangan” di Ruang Chairil Anwar. Lokakarya ini menghadirkan tiga pembicara ahli, yaitu Pudentia MPSS dari Asosiasi Tradisi Lisan, Fadly Rahman dari Universitas Padjadjaran, serta M. Bagus Febriyanto dari UIN Sunan Kalijaga.

Pudentia MPSS menyampaikan materi mengenai peran tradisi lisan dalam mempertahankan kearifan lokal, terutama terkait ketahanan pangan. Menurutnya, tradisi lisan bukan hanya bentuk manifestasi budaya semata, tetapi merupakan warisan pengetahuan yang diturunkan dari generasi ke generasi. Warisan ini tidak hanya memuat nilai sosial, namun juga berperan penting dalam pengelolaan pangan yang berkelanjutan. Tradisi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari seni, sastra, bahasa, hingga adat istiadat dan pengobatan tradisional.

Pudentia juga menekankan bahwa tradisi lisan memiliki peran penting sebagai warisan budaya takbenda, sesuai dengan Konvensi UNESCO 2003. Tradisi ini terus berkembang dan beradaptasi sesuai dengan dinamika sosial masyarakat. Dalam konteks ketahanan pangan, tradisi ini dapat dihidupkan kembali atau diciptakan ulang agar relevan dengan kebutuhan zaman. Salah satu contoh yang disoroti adalah bagaimana masyarakat tradisional menggunakan kearifan lokal dalam mengelola pangan, seperti yang tercermin dalam pengolahan jagung dan sagu di Nusantara.

Lokakarya ini menjadi wadah penting dalam mengkaji kembali peran tradisi lisan dalam konteks ketahanan pangan, serta bagaimana warisan budaya ini dapat dijaga agar tetap relevan dan memberikan kontribusi nyata dalam keberlanjutan masyarakat.

Melalui lokakarya ini, FIB UNAIR berharap dapat terus mendukung upaya pelestarian tradisi lisan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kearifan lokal dalam ketahanan pangan nasional.

Kegiatan Lokakarya ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4, yaitu quality education.

AKSES CEPAT