51动漫

51动漫 Official Website

Magang Hima Niseikai 2025: Kembangkan Skill dan Potensi Diri

Himpunan Mahasiswa , 51动漫 (FIB UNAIR), Niseikai adalah sebuah organisasi kemahasiswaan di tingkat program studi yang didirikan guna mewadahi aspirasi mahasiswa program studi Bahasa dan Sastra Jepang, menjadi tempat untuk mengembangkan keilmuan, keterampilan, dan membangun relasi dengan sesama mahasiswa, alumni, maupun civitas akademika. Sesuai dengan visi yang dimiliki oleh HIMA Niseikai Kabinet Asahi, yakni menjadikan HIMA Niseikai sebagai organisasi inovatif, inklusif, dan kolaboratif yang mampu meningkatkan kualitas akademik maupun non akademik, serta menciptakan lingkungan yang mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa Bahasa dan Sastra Jepang.

Saat ini HIMA Bahasa dan Sastra Jepang digerakkan oleh Kabinet Asahi yang berarti matahari pagi. Kabinet ini diketuai oleh Challasay Cikalathayalla A.B, mahasiswa prodi Bahasa dan Sastra Jepang angkatan 2023. Nama kabinet ini memiliki makna awal kelanjutan baru dari hari-hari sebelumnya untuk pertumbuhan dan kebersamaan di hari-hari berikutnya. Kabinet ini berlambang burung phoenix yang menjadi simbol kebangkitan, harapan, dan keberlanjutan yang sejalan dengan konsep matahari pagi atau “asahi”.

HIMA Niseikai terdiri dari unit-unit dan departemen-departemen yang berada di bawahnya. Dimulai dari Badan Pengurus Inti (BPI), Biro Kesekretariatan, Biro Perbendaharaan, Unit Quality Control, Human Resource Development, Advocasy and Prospertity, Fund and Allies, Education and Potential Development, Media and Branding, dan Interest and Tallent Development. Selain itu, terdapat pula klub-klub yang dapat mewadahi minat bakat mahasiswa program studi Bahasa dan Sastra Jepang yang berada di bawah naungan HIMA Niseikai, yakni klub e-sport, badminton, futsal, basket, dance cover, yosakoi, dokushoukai, dan animanga. Dengan adanya klub-klub ini diharapkan mahasiswa program studi Bahasa dan Sastra Jepang dapat memanfaatkannya demi mengembangkan potensi diri.

Departemen EPO (Education and Potential Development) adalah salah satu departemen dalam naungan Himpunan Mahasiswa Niseikai yang bertanggung jawab di bidang akademik bagi seluruh mahasiswa program studi Bahasa dan Sastra Jepang. Departemen EPO saat ini dipimpin oleh M. Alvin Reyhansyah, mahasiswa prodi Bahasa dan Sastra Jepang angkatan 2023. Tujuan dari terbentuknya Departemen EPO adalah membantu mahasiswa prodi Bahasa dan Sastra Jepang dalam meningkatkan kemampuan akademik, dan mengembangkan soft skill. Untuk itu, Departemen EPO merangkai program kerja untuk memenuhi tujuan tersebut. Beberapa program kerja yang telah dilaksanakan dan sedang berlangsung adalah Benkyoukai Maba, konten edukasi “Tanoshii Nihongo”, dan Sekolah Prestasi atau Hishoukai (飛翔会) yang terdiri dari Benkyoukai JLPT, kelas kepenulisan, kelas soft skill, dan kelas shodou.

Benkyoukai adalah kegiatan belajar berkelompok yang dilakukan dengan bimbingan dari mahasiswa prodi Bahasa dan Sastra Jepang itu sendiri yang berkenan berbagi ilmu pada mahasiswa lainnya yang memiliki kesulitan dalam bidang akademik. Benkyoukai terbagi menjadi beberapa kategori, yakni Benkyoukai Maba, Benkyoukai JLPT (N5, N3, dan N2). Benkyoukai Maba adalah kegiatan belajar wajib yang diikuti oleh mahasiswa baru prodi Bahasa dan Sastra Jepang sebelum memasuki perkuliahan. Kegiatan ini ditujukan agar mahasiswa baru dapat mempelajari dasar-dasar bahasa Jepang. Benkyoukai JLPT adalah kegiatan belajar bersama guna mempersiapkan ujian JLPT (Japanese Language Proficiency Test) yang sejauh ini terbagi menjadi level N5, N3, dan N2. Saat ini kegiatan Benkyoukai N5 berkolaborasi dengan lembaga belajar Rumah Kami.

Kelas Shodou adalah kelas yang mewadahi mahasiswa prodi Bahasa dan Sastra Jepang yang ingin mempelajari keterampilan kaligrafi Jepang bersama Putri Wiwit Rosiana, mahasiswa prodi Bahasa dan Sastra Jepang angkatan 2024 dan salah satu mahasiswa Jepang (native speaker) sebagai pembimbing kelas ini. Kelas shodou dilaksanakan setiap hari kamis. Dalam kelas shodou, peserta mempelajari jenis-jenis shodou, yakni kaisho dan gyosho. Beberapa huruf kanji yang telah dipelajari teknik shodou-nya adalah kanji “depan”「前」, “sepuluh”「十」, “kembang api”「花火」, “shodou”「書道」, “kepercayaan”「思念」, dan kanji “lagu”「音楽」.

Kelas kepenulisan dan soft skill adalah kelas-kelas yang disediakan oleh Sekolah Prestasi untuk membantu mahasiswa terutama prodi Bahasa dan Sastra Jepang dalam mengembangkan keterampilan yang penting dimiliki bagi seorang mahasiswa. Dalam kelas kepenulisan yang dilaksanakan setiap hari rabu, peserta kelas kepenulisan akan diajarkan mengenai keterampilan menulis esai yang tidak hanya berguna untuk tugas perkuliahan, namun juga dapat diimplementasikan dalam lomba kepenulisan ilmiah. Kelas soft skill mempelajari tentang keterampilan public speaking. Kelas ini diadakan setiap hari jumat bersama mentor dari DayaLima.

Selama periode magang yang dilaksanakan dalam 1 (satu) bulan di departemen EPO (Education and Potential Development), saya berkesempatan menyaksikan secara langsung bagaimana pelaksanaan salah satu program kerja yang diusung oleh Departemen EPO. Program kerja ini adalah Sekolah Prestasi atau Hishoukai (飛翔会) yang terdiri dari kelas kepenulisan, kelas soft skill, benkyoukai JLPT N5, N3, dan N2, serta kelas shodou (kaligrafi Jepang). Program kerja ini juga berkolaborasi dengan lembaga belajar seperti DayaLima dan Rumah Kami. Selama program kerja ini berlangsung saya telah mengamati dan mempelajari mekanisme pelaksanaan suatu program kerja mulai dari rapat pemantapan rencana program kerja Sekolah Prestasi, pelaksanaan, hingga rapat evaluasi program kerja yang diikuti seluruh anggota Departemen EPO.

Dalam pelaksanaan magang ini saya juga menemukan kesulitan yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman saya terhadap program kerja yang tengah berlangsung. Namun saya menyadari bahwa komunikasi menjadi hal yang penting guna kelancaran program kerja yang sedang dilaksanakan, sehingga sebisa mungkin saya tetap mempertahankan komunikasi dengan anggota-anggota departemen agar meminimalisir kesalahan yang mungkin akan ditimbulkan maupun mencari solusi terhadap permasalahan tersebut.

Program magang yang diselenggarakan oleh HIMA Niseikai telah memberikan saya kesempatan untuk menambah wawasan dan keterampilan, pengalaman berorganisasi tahap awal, relasi dengan teman sebaya maupun senior-senior yang tergabung sebagai anggota HIMA Niseikai, serta evaluasi diri bagi penulis. Apabila di masa mendatang program magang ini dapat memberikan pengalaman belajar dan berelasi kepada sedikit lebih banyak mahasiswa, maka mahasiswa lainnya akan mendapatkan kesempatan yang lebih luas untuk mengikuti program magang HIMA Niseikai.

Pengalaman yang saya dapatkan melalui program magang HIMA Niseikai bersama Departemen EPO menjadi pembelajaran yang sangat berharga. Selain belajar mengenai cara mengembangkan kemampuan akademik dan soft skill bagi diri sendiri, saya juga mengetahui tentang bagaimana HIMA Niseikai merancang program-program kerja yang mewadahi mahasiswa khususnya prodi Bahasa dan Sastra Jepang untuk mengembangkan kemampuan akademik, soft skill, dan potensi dirinya.

Xenia Ariekella | 125251048 | Education and Potential Development

AKSES CEPAT