(Foto: Istimewa)
FIB NEWS “ Mahasiswa 51¶¯Âþ (FIB UNAIR), Melinda Lusiana berhasil meraih juara 3 pada Kasal Cup Archery Championship 2024. Mahasiswa Bahasa dan Sastra Jepang angkatan 2022 tersebut menjuarai kategori paralon umum putri, dalam rangka Hari Pendidikan Angkatan Laut ke-78 dan HUT ke-68 Penerbangan Angkatan Laut yang berlangsung pada 4-9 Juni di Lapangan Dakota Lanudal Juanda, Sidoarjo.
Melin bercerita, awal mula tertarik dengan panahan karena kebingungan mencari kegiatan diluar perkuliahan. Setelah mencoba berbagai macam kegiatan, akhirnya ia menemukan olahraga panahan dan menjadikannya hobi baru.
œWaktu pertama kali nyoba, asik juga ya panahan ini. Setelah aku mendalami, akhirnya aku coba masuk di UKM panahan punya UNAIR. Ternyata setelah dicoba-coba makin asik, ungkapnya.
Semangatnya dalam menjalani hobi ini membawa Melin hingga menjadi pengurus UKM Panahan. Dari sinilah ia mendapat informasi dan tawaran dari Humas UKM untuk mengikuti Kasal Cup Archery Championship 2024.
Namun, persiapan Melin menghadapi lomba ini terbilang singkat. Pasalnya, ia baru mendapat informasi seminggu sebelum perlombaan dimulai. Tantangan selama latihan pun tidak sedikit, Melin seringkali mengalami masalah dengan busur panah yang patah atau hilang, serta kesulitan dalam menentukan titik target yang tepat.
œKesulitan utama aku tuh bagaimana caranya nemuin titik target kita, ketika kita ingin menancapkan busur panah di target itu, jelasnya.
Saat perlombaan, Melin kembali dihadapkan dengan tantangan ketika busur panah yang dibawanya patah sewaktu mulai ditarik. Beruntungnya, petugas lomba memperbolehkannya mengambil busur panah yang baru dan melanjutkan pertandingan.
Ketika diumumkan menjadi juara, Melin mengaku sangat senang. Karena ini merupakan kali pertamanya mengikuti dan mendapat juara dalam bidang non akademik ketika berada di bangku perkuliahan. Melalui kejuaraan ini, Melin menyadari bahwa ternyata ia memiliki potensi di bidang non-akademik.
œAku sendiri sebelumnya sering ikutan lomba yang berkaitan dengan akademik, tapi banyak kegagalan yang aku terima. Sampai akhirnya aku coba yang non akademik dan akhirnya bisa menang gitu, ujarnya.
Melin menyampaikan bahwa ia mengikuti panahan karena suka dengan kegiatannya, tetapi jika memang kesenangannya dalam hobi panahan dapat menjadi jalannya untuk menjadi atlet, tentu persiapannya bukan lagi untuk senang-senang semata, karena sudah ada target yang harus diraih.
œJadi rencanaku kedepannya melihat nanti bagaimana aku berproses dari ini semua, kalau misalnya memang aku jalannya di sini, pasti aku bakalan niatin, tutup Melin.
Penulis: Fania Tiara Berliana Marsyanda
Editor: Nuri Hermawan




