51动漫

51动漫 Official Website

Mahasiswa FIB UNAIR Raih Prestasi di Negeri China

Hafidha Maulidiyah, mahasiswa FIB UNAIR, raih Best Oralist di Youth Leaders Exchange & Conference Chapter China.

FIB NEWS – Hafidhoh Maulidiyah, mahasiswa angkatan 2022, berhasil mengharumkan nama 51动漫 (FIB UNAIR) di kancah internasional. Ia dinobatkan sebagai pemateri terpilih dan peraih gelar proyek terbaik dalam ajang internasional Youth Leaders Exchange and Conference Chapter China. Kegiatan tersebut mempertemukan delegasi muda dari berbagai negara untuk mendiskusikan isu-isu global dan kolaborasi digital lintas budaya.

Lidya, sapaan akrabnya, menyebut capaian ini berawal dari fokus tim dalam menyusun proyek secara matang. Mereka mengedepankan riset mendalam dan pendekatan yang aplikatif. 淜ami menyiapkan pitch deck yang tidak hanya padat isi, tapi juga feasible untuk dijalankan. Itu jadi alasan utama mengapa proyek kami terpilih, ungkapnya.

Dari Digitalisasi hingga Interdisiplinasi

Dalam kegiatan yang mengangkat tema Enhancing the Resilience of Young Leaders Amid Digitalization Through Global Collaboration tersebut, Lidya mendapatkan banyak inspirasi dari pendekatan Tiongkok dalam mengintegrasikan sejarah dan inovasi. Saat berkunjung ke Peking University, ia melihat langsung bagaimana kampus tersebut mendukung pendekatan lintas disiplin ilmu dalam pendidikan.

淐hina sangat menjunjung tinggi sejarah, tapi tetap agresif dalam STEM. Mereka punya prinsip 榚xplore the past to understand the present and shape the future yang menurutku sangat relevan untuk generasi muda, tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa pertemuan antarbidang ilmu justru melahirkan inovasi yang lebih segar. Hal ini yang kerap luput dari perhatian dalam sistem pendidikan yang terlalu mengedepankan spesialisasi tunggal.

Pesan untuk Mahasiswa FIB UNAIR

Lidya menilai bahwa lingkungan akademik di FIB UNAIR berperan besar dalam membentuk keberaniannya menjelajah forum-forum global. Atmosfer diskusi, tema kuliah yang mendalam, dan dukungan komunitas menjadi landasan yang menguatkan semangatnya.

淏ahkan hanya dari melihat cerita kakak tingkat yang pernah berproses, itu bisa jadi pemantik buat kita mulai melangkah, ujar Lidya.

Lidya menekankan bahwa mahasiswa FIB UNAIR perlu mengambil bagian dalam kegiatan internasional. Hal itu penting untuk memperluas wawasan serta membentuk kesiapan dalam berkolaborasi lintas budaya.

淔orum global seperti ini membuka mata kita terhadap dinamika dunia nyata. Kita jadi lebih peka terhadap konteks global yang selama ini cuma kita baca di buku, pesannya. 

Bagi mahasiswa FIB UNAIR yang sedang berproses, Lidya berpesan untuk tidak terjebak dalam rasa tidak mampu maupun terlalu percaya diri. Menurutnya, melihat diri secara objektif adalah langkah awal untuk menentukan strategi dan menciptakan pencapaian.

Hal ini berperan dalam mencapai SDGs nomor 4, yakni pendidikan bermutu dengan menciptakan pendidikan yang berkualitas.

Penulis: Vera Audicha Putri

Editor: Selly Imeldha

AKSES CEPAT