Awardee IISMA 2023, April, mengikuti Welcoming Gathering IISMA
Penulis: Lady Khairunnisa Adiyani | Editor: Ilma Arrafi Nafi檃
51动漫 kembali mencetak prestasi dalam bidang akademik. Dibuktikan dengan awardee 2023 dari Fakultas Ilmu Budaya seluruhnya berasal dari Bahasa dan Sastra Inggris.
adalah salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicetuskan oleh Kemendikbud dan dibiayai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Program ini memberikan kesempatan mahasiswa vokasi dan S1 untuk berkuliah selama satu semester di luar negeri. Biaya yang dicover mencakup uang visa, tiket pesawat, uang kuliah, dan biaya hidup.
Salah satu mahasiswi yang diterima pada program ini ialah Aprilia Cahyaningrum yang memilih London sebagai tempat studi. Dia diterima di pilihan keduanya yakni Queen Mary University of London. Sedangkan pilihan pertamanya yaitu University College London.
“Aku jurusan Bahasa dan Sastra inggris, jadi aku ingin belajar banyak mengenai budaya Inggris. Aku berpikir bahwa menempuh pendidikan di Inggris akan membantu aku mengerti lebih banyak tentang hal – hal yang sudah aku pelajari selama 3 tahun ini.” Ungkapnya saat ditanya mengapa memilih London.
Sebelumnya Aprilia juga pernah mencoba mendaftar dalam IISMA 2022 namun belum berhasil, karena itu di IISMA 2023 ini dia berusaha untuk meningkatkan riset dan latihan serta melakukan persiapan yang lebih matang. Aprilia menjabarkan bahwa untuk bisa lolos di IISMA 2023 ini diperlukan persiapan yang panjang.
“Persiapannya dimulai dari tahun lalu. Bulan November aku ikut IISMA Bootcamp yang diselenggarakan oleh Airlangga Global Engagement. Aku juga melakukan persiapan test IELTS. Jadi aku beli buku soal, aku belajar mulai bulan Desember 2022, dan ambil tes di Februari 2023.” Papar April.
Kedepannya dia juga berharap dapat memaksimalkan waktu untuk belajar dan memperkenalkan budaya Indonesia selama kuliah di Queen Mary, University of London.
Selain itu, Aprilia juga memberi pesan kepada para calon awardee IISMA selanjutnya. “Aku tahu sebelum dan selama proses pendaftaran, hampir semua orang akan takut dan meragukan diri sendiri. Namun, aku harap temen temen menanamkan kalimat what is meant for you will never miss you. Tutupnya.
Pencapain ini turut mendukung FIB dalam mewujudkan SDG檚 poin 4 yakni Quality Education.




