51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Menyelami Proses Kreatif Sebelum Dramaturgi XX

FIB NEWS “ Dramaturgi 51¶¯Âþ (FIB UNAIR) sukses gelar kegiatan gladi kotor penayangan untuk pementasan Dramaturgi XX. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (23/5/2025) bertempat di Ruang W.S. Rendra lantai tiga gedung FIB UNAIR.

Penayangan ini menampilkan cuplikan dari drama musikal yang akan dipentaskan di Gedung Cak Durasim pada akhir Juni 2025. Drama tersebut mengangkat tema mengenai gangguan psikologis, yang dikemas secara artistik dan emosional. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah penting sebagai gladi kotor yang dilakukan sebelum pementasan dilaksanakan.

Kegiatan diawali dengan sambutan pembukaan dari Aulia Destya Putri, selaku pimpinan produksi. Aulia memberikan semangat kepada seluruh tim yang terlibat, baik aktor maupun panitia di balik layar. Aulia juga mengajak semua orang yang berpartisipasi agar dapat bekerja sama dengan baik hingga pementasan nantinya.

œSaya berharap agar semuanya dapat berkontribusi dengan baik, bekerja sama, dan tetap semangat untuk semuanya. Kita bisa membawa pementasan ini sukses ujarnya.

Penayangan Penampilan Dramaturgi XX

Penampilan gladi kotor ini mendapat sejumlah masukan dari tamu undangan, salah satunya dari Puji Karyanto, S.S., M.Hum., selaku pembina pementasan Dramaturgi. Puji memberikan catatan terkait intonasi beberapa aktor yang dinilai kurang meresapi peran, ekspresi wajah yang kurang kuat, serta teknik blocking yang masih perlu dibenahi.

œPenataan panggungnya kurang ya, bisa diperbaiki di kemudian hari. Kemudian untuk intonasi dan mimik wajah bisa lebih menjiwai, dibikin santai saja, rasakan dan masuk ke dalam tokoh yang kalian perankan, tuturnya.

Komentar serta kritik yang membangun dapat membuat penampilan drama musikal ini akan lebih baik saat pentas yang sebenarnya berlangsung. Para aktor menerima kritik dan komentar serta melakukan evaluasi pada diri untuk lebih menjiwai peran yang mereka mainkan nantinya.

Di sisi lain, penampilan tersebut juga mendapatkan apresiasi dari sebagian besar penonton. Salah satunya adalah Meilin, volunteer dari divisi keamanan yang mengungkapkan kekagumannya atas akting pemeran Emma.

 œWaktu pemeran Emma tampil itu keren banget. Panggung waktu adegan marah sama tegang dapat banget perasaannya, sangat tersampaikan ke penonton. Aktingnya juga keren banget, ungkapnya.

Kerja Sama Seluruh Panitia Dramaturgi

Kerja sama antara anggota kepanitiaan Dramaturgi terjalin dengan baik. Pembagian tugas tidak terpaku pada divisi masing-masing, melainkan dikerjakan secara kolaboratif dan saling membantu. Suasana kerja yang harmonis ini menjadi bekal penting dalam menyukseskan pentas utama di kemudian hari.

Kegiatan Menyelami Proses Kreatif Sebelum Dramaturgi XX ini termasuk dalam SDGs nomor empat, yaitu Pendidikan yang Berkualitas.

Penulis: Putri Andini

Editor: Arina Nida Arrusyda

AKSES CEPAT