Kuala Lumpur, Malaysia “ Reiska Kumala Bakti, drg., M.Ked.Trop., PhD dan Aulya Setyo Pratiwi, drg., Sp.PM, dua dosen dari Departemen Ilmu Penyakit Mulut Fakultas Kedokteran Gigi 51¶¯Âþ, turut hadir dalam 11th Conference of Asian Society of Oral and Maxillofacial Pathology (ASOMP) 2025, yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia.
Konferensi bergengsi ini mempertemukan pakar terkemuka dari lebih dari 15 negara, termasuk Australia, China, India, Indonesia, Iran, Nepal, New Zealand, Saudi Arabia, South Africa, Sri Lanka, Thailand, Uni Emirat Arab, Uruguay, dan Amerika Serikat. Para delegasi hadir dengan semangat yang sama untuk memajukan ilmu pengetahuan, berbagi pengetahuan, dan mendorong kolaborasi lintas negara.
Program konferensi tahun ini menyoroti tema-tema mendesak dan transformatif, termasuk kecerdasan buatan (AI) dalam patologi dan kedokteran oral, diagnostik digital, serta tren global terbaru dalam kedokteran dan riset oral. Topik-topik ini tidak hanya relevan dengan perkembangan teknologi kesehatan saat ini, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam memadukan inovasi dengan keunggulan klinis.
Keikutsertaan mereka mencerminkan dedikasi Indonesia dalam mengembangkan keilmuan oral medicine di kancah internasional, serta memperkuat jaringan kolaborasi akademik dan profesional di Asia dan dunia.
Konferensi ini menjadi kesempatan berharga untuk memperluas wawasan, mempererat kerja sama internasional, serta memupuk semangat untuk terus berinovasi dalam pendidikan dan pelayanan kesehatan gigi di Indonesia. Partisipasi kedua dosen ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika dan profesional di bidang ilmu penyakit mulut.





