Arum Budiastuti saat pemaparan materi terkait green halal pada ASN 2025 (Foto: Putri Andini)
FIB NEWS “ (MKSB) 51¶¯Âþ (FIB UNAIR) bekerja sama dengan Magister FIB UGM sukses menggelar Academic Student Networking (ASN) 2025. Kegiatan ini mengusung tema Ekokritik: Sastra dan Budaya sebagai Arena Negosiasi, berlangsung pada Rabu (1/10/2025) secara daring melalui Zoom Meeting.
Kegiatan ini menghadirkan beberapa narasumber, yakni dosen-dosen inspiratif dari FIB 51¶¯Âþ dan dosen dari FIB Universitas Gajah Mada. Kegiatan ini berfokus pada pemaparan materi dan diskusi yang akan dilakukan dalam tiga sesi utama.
Sastra Sebagai Sarana Negosiasi Ekokritik
Dr. Nadya Afdholy, S.Hum., M.Pd., M.Hum., selaku pemateri kedua, memaparkan materi terkait sastra sebagai arena negosiasi. Ia menjelaskan peran sastra bukan hanya sekadar estetika semata, tetapi menjadi tempat negosiasi ekokritik.
œPeran sastra bukan sesuatu yang netral. Sastra menjadi sarana negosiasi untuk berbagai hal, seperti manusia dan alam, tradisi dan modernitas, ideologi dan kenyataan hidup sehari-hari, jelasnya.
Nadya juga menekankan peran sastra yang menghadirkan peran perempuan dalam banyak posisi.
œSastra menghadirkan perempuan dalam tiga posisi, yakni penjaga lingkungan, korban ekologi, dan agen negosiasi aktif. Artinya, perempuan hadir tidak hanya sebagai simbol. Melainkan menjadi wacana ekologis di mana negosiasi terjadi dan kesetaraan gender berlaku, imbuhnya.
Konsep Halal dalam Budaya
Arum Budiastuti, S.S., M.C.S., selaku pemateri ketiga, memaparkan materi terkait Green Halal: sebuah tinjauan ekokritik dalam perspektif kajian budaya.
œDalam proses halalisasi, arti halal lebih dari sekadar sesuatu yang dilarang dan hal itu terjadi di masa kini. Seperti halnya barang yang dilabeli halal. Contohnya kulkas halal, kosmetik halal, dan lainnya, paparnya.
Arum menegaskan pentingnya green halal dalam proses produksi makanan halal. œProduksi makanan halal semestinya melibatkan afeksi dan koneksi dengan dunia di luar manusia serta sikap etis yang mendukung hak-hak makhluk hidup tak hanya manusia, tetapi juga hewan dan lingkungan dalam proses produksi makanan halal, ungkapnya.
Konten artikel MKSB FIB Bersama UGM Membangun Diskusi Negosiasi dalam Sastra Budaya sangat mendukung pengembangan SDGs nomor empat, yakni Pendidikan yang Berkualitas. Dekan FIB UNAIR berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan mahasiswa terkait kajian budaya dan sastra dalam negosiasi ekokritik.
Penulis: Putri Andini
Editor: Arina Nida Arrusyda




