51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Unair Siapkan Desa Binaan Carangwulung Jadi Desa Ternak Agrowisata: Sinergi Peternakan dan Pariwisata

Jombang “ 51¶¯Âþ (Unair) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) Program Pengembangan Desa Binaan bertajuk Inovasi Teknologi Pakan dan Kesehatan Ternak Kambing Terintegrasi Menuju Swasembada Peternakan dan Desa Ternak Agrowisata pada 20“21 Desember 2025 di Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Unair dan Program Studi D4 Destinasi Pariwisata, Fakultas Vokasi Unair, bekerja sama dengan TernakPark Wonosalam. Pengmas bertujuan meningkatkan kapasitas peternak dalam pengelolaan pakan, kesehatan, dan reproduksi ternak kambing dan domba, sekaligus mengembangkan potensi peternakan sebagai daya tarik agrowisata berbasis desa binaan.

Pengmas ini diketuai oleh Prof. Dr. Jola Rahmahani, drh., M.Kes (FKH Unair) dan menghadirkan sejumlah narasumber. Narasumber utama yaitu Prof. Dr. Suwarno, drh., M.Si (pengendalian mastitis), Prof. M. Anam Al Arif, drh., M.P (fermentasi pakan), Dr. Trilas Sardjito, drh., M.Si (reproduksi dan produksi melalui IB dan PKB manual), serta Dr. Sri Endah Nurhidayati, S.Sos., M.Si (pelatihan penyusunan paket wisata berbasis peternakan).

Ketua tim Pengmas, Prof. Dr. Jola Rahmahani, drh., M.Kes, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan dampak langsung bagi peternak.

œPengmas ini tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga pelatihan pembuatan fermentasi pakan, pelatihan pembuatan paket wisata serta layanan kesehatan ternak secara langsung. Harapannya, peternak mampu meningkatkan produktivitas ternak sekaligus melihat potensi peternakan sebagai bagian dari pengembangan desa agrowisata, ujarnya.

Salah satu narasumber, Prof. Dr. Suwarno, drh., M.Si, menekankan pentingnya pengendalian penyakit pada ternak.

œMastitis menjadi salah satu kendala utama pada kambing dan domba. Dengan deteksi dini dan manajemen kesehatan yang tepat, kerugian peternak dapat ditekan dan kualitas produksi ternak meningkat, jelasnya.

Salah satu narasumber dari D4 Destinasi Pariwisata Fakultas Vokasi Unair juga memberikan gambaran tentang potensi pariwisata kepada para peternak.

œPeternakan dapat dikembangkan menjadi paket wisata edukatif yang menarik dan bernilai ekonomi bagi desa, ujar Dr. Sri Endah Nurhidayati, S.Sos., M.Si.,

Selain sosialisasi dan pelatihan, tim Pengmas Unair juga memberikan pelatihan praktek pembuatan fermentasi pakan, layanan kesehatan ternak, meliputi deteksi dan pengobatan mastitis serta deteksi kebuntingan pada kambing dan domba. Kegiatan ini diikuti oleh para peternak Desa Carangwulung dan anggota Ternak Park Wonosalam, serta melibatkan dosen lintas fakultas yaitu dari FKH Unair: Prof. Dr. Jola Rahmahani, drh., M.Kes, Prof. Dr. Suwarno, drh., M.Si, Prof. M. Anam Al Arif, drh., M.P, Prof. Fedik Abdul Rantam, drh., Dr. Trilas Sardjito, drh., M.Si, dan Rury Mega Wahyuni, drh, M.Si dari D4 Destinasi Pariwisata Fakultas Vokasi Unair: Dr. Sri Endah Nurhidayati, S.Sos., M.Si., Upik Dyah Eka Noviyanti, S.Ant., M.A., dan M. Reizza Al Ariyah, S.Sosio., M.Sosio serta beberapa mahasiswa dari S1 Kedokteran Hewan serta S2 Vaksinologi dan Imunoterapetika FKH Unair, mahasiswa D4 Destinasi Pariwisata Fakultas Vokasi Unair dan tenaga kependidikan FKH Unair.

Melalui kegiatan ini, Unair berharap peternak dapat meningkatkan pemahaman terhadap teknologi pakan yang efisien dan berkualitas, manajemen kesehatan ternak yang baik, serta mampu mengembangkan peternakan sebagai bagian dari industri agrowisata berbasis masyarakat, guna mendukung swasembada peternakan nasional.

 

Penulis : Rury Mega Wahyuni, drh., M.Si

AKSES CEPAT