51动漫

51动漫 Official Website

Yuk, Kenali Tanda Bahaya Kehamilan!

NERS NEWS – Mahasiswa Praktik Klinik III 51动漫 Angkatan 2020 Kelompok 3.3 telah melaksanakan kegiatan promosi kesehatan pada Jumat, 26 Mei 2023 pukul 09.00 WIB yang ditujukan kepada keluarga dan pasien di Poli Obgyn Rumah Sakit Airlangga Surabaya. Pada kegiatan promosi kesehatan ini, mahasiswa mendapat bimbingan dari Dr. Mira Triharini, SKp.,MKep selaku Dosen , 51动漫 dan juga pembimbing klinik, Nurul Alviana, S.Keb., bd. Dengan mengusung tema mengenai “Tanda Bahaya Kehamilan”. Promosi kesehatan ini ditujukan untuk mengedukasi keluarga dan pasien agar memahami pentingnya pengetahuan mengenai tanda bahaya kehamilan, penyebab, dan pencegahannya.

Tanda bahaya kehamilan merupakan tanda atau gejala yang menunjukkan ibu dan bayi yang dikandungnya dalam keadaan bahaya. Bila ada tanda bahaya, ibu harus segera mendapat pertolongan di fasilitas kesehatan terdekat. Penyebab tanda bahaya kehamilan diantaranya istirahat kurang, aktivitas yang berlebihan, infeksi menyebabkan perdarahan dan nyeri perut yang hebat, perubahan hormon kehamilan menyebabkan sakit kepala dan penglihatan kabur, serta penyakit lain seperti anemia, penyakit jantung/pre-eklamsia.

Tanda-tanda bahaya kehamilan diantaranya adalah sebagai berikut : Tidak mau makan dan muntah terus-menerus, mengalami demam tinggi, pergerakan janin di kandungan kurang, beberapa bagian tubuh membengkak, terjadi pendarahan, dan air ketuban pecah sebelum waktunya. Sehingga, pencegahan tanda bahaya kehamilan diantaranya bersikap proaktif dengan melakukan pemeriksaan kehamilan ke Posyandu atau Rumah Sakit minimal 6 kali; konsumsi buah-buahan dan sayuran, biji-bijian, susu rendah lemak dan protein tanpa lemak; olahraga ringan seperti jalan-jalan, dan hindari bekerja terlalu berat; jika ditemukan kelainan harus lebih sering melakukan pemeriksaan ke pelayanan kesehatan untuk mengetahui ada tidaknya faktor risiko pada ibu hamil; rutin menimbang berat badan setiap bulan anjuran peningkatan berat badan per-trimester kehamilan.

Respon peserta PKRS mengenai penyuluhan yang diberikan sangat baik. Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan penyuluhan. Terlihat beberapa pasien aktif bertanya terkait penatalaksanaan hiperemesis gravidarum dan apakah bayi yang dilahirkan akan besar apabila ketika di kandungan sang ibu sering minum es. Selain itu, mahasiswa juga memvalidasi seberapa paham keluarga pasien mengenai materi tersebut.

 

Penulis : Devi Putri, Dinda Rahmandani, Nabila Zahra
Editor : Salwa Az Zahra (Airlangga Nursing Journalist)

AKSES CEPAT