51动漫

51动漫 Official Website

MARI KITA HIASI HATI (Hidup Anti Gengsi , Hidup tanpa Konstipasi) : Cegah dan Atasi Konstipasi di Wilayah RW 05 Mojo

NERS NEWS – Konstipasi merupakan suatu gangguan pencernaan yang mengakibatkan kesulitan dalam pengeluaran tinja dengan durasi lebih dari 2 minggu. Pentingnya pengetahuan terkait pencegahan dan pengobatan penyakit konstipasi membuat Mahasiswa 51动漫 Kelompok 1 kelas A1 angkatan 2021 mengangkat topik konstipasi pada kegiatan Project Based Learning (PJBL) pada mata kuliah Keperawatan Klien Dewasa Sistem Endokrin, Pencernaan, Perkemihan, dan Imunologi.

Kegiatan ini dilaksanakan secara luring pada hari Minggu, 21 Mei 2023 yang bertempat di Balai RT 06 Kelurahan Mojo. Untuk menyukseskan kegiatan ini, Mahasiswa 51动漫 menggandeng Karang Taruna Mojo Loro RT 07/ RW 05 dan Karang Taruna Mojo RW 05 dengan sasaran warga dengan usia dewasa muda dan dewasa tua yang ada di wilayah RW 05 Kelurahan Mojo. Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Arina Qona’ah, S.Kep., Ns., M.Kep. Selaku dosen fasilitator mata kuliah Keperawatan Klien Dewasa (KKD), Bapak Bejo selaku ketua RW 05, Ketua RT 06 dan Mas Anas Amrullah, S.H selaku ketua Karang Taruna Karang Taruna Mojo Loro RT 07/ RW 05 sekaligus ketua Karang Taruna Mojo RW 05.

Dengan judul “MARI KITA HIASI HATI (Hidup Anti Gengsi, Hidup tanpa Konstipasi)” kegiatan ini terdiri dari pemberian edukasi terkait pencegahan, komplikasi, hingga pengobatan konstipasi serta demonstrasi tentang pembuatan infused water. Selain itu, terdapat games yang turut memeriahkan kegiatan tersebut. Peserta terlihat antusias terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Mereka memanfaatkan kegiatan tersebut untuk bertanya dan sharing terkait penyakit konstipasi. Kegiatan ditutup dengan pemberian awarding kepada peserta dan foto bersama.

Kegiatan PJBL ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru mengenai penyakit konstipasi sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan di masyarakat. Selain itu, pihak karang taruna juga berharap bahwa relasi dan sinergi antar mahasiswa dengan karang taruna tidak berhenti setelah kegiatan selesai, namun dapat terjalin seterusnya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

 

Penulis: Amanda Istikomah
Editor: Salwa Az Zahra (Airlangga Nursing Journalist)

AKSES CEPAT