51动漫

51动漫 Official Website

Mengenal dan Mengelola Emosi: Penyuluhan di Ruang Puri Anggrek Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya

NERS NEWS – (Kamis, 22 Mei 2025) – Mahasiswa Profesi Ners 51动漫 mengadakan kegiatan penyuluhan kesehatan bertema Mengenal dan Mengelola Emosi di Ruang Puri Anggrek, Rumah Sakit Jiwa Menur, Surabaya.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam mengelola emosi secara sehat sebagai bagian dari proses pemulihan gangguan jiwa.

Pentingnya Pengelolaan Emosi
Dalam sesi edukasi, salah satu pemateri, Elsa Revinata, menjelaskan bahwa emosi adalah bagian alami dari diri manusia dan jika tidak dikelola dengan baik, emosi yang meledak-ledak atau terlalu ditekan dapat memperburuk kondisi mental seseorang.

“Mengenali emosi seperti marah, sedih, takut, atau cemas bukanlah hal yang salah. Yang penting adalah bagaimana kita dapat menyalurkan emosi tersebut dengan cara yang sehat,” jelas Elsa Revinata.

Pemateri lainnya, Anabelle Lizbeth Hartono, menambahkan bahwa emosi terbagi menjadi dua jenis, yaitu emosi positif dan emosi negatif. “Bentuk emosi positif yaitu seperti bahagia, senang, sabar, dan gembira. Sedangkan bentuk emosi negatif yaitu seperti marah, dendam, benci, dan curiga,” katanya.

Ketidakmampuan dalam mengelola emosi seringkali menjadi pemicu perilaku agresif atau menarik diri dari lingkungan sosial. Oleh karena itu, kemampuan mengendalikan emosi menjadi salah satu keterampilan penting dalam mendukung pemulihan.

Teknik Mengelola dan Mengontrol Emosi:
Dalam penyuluhan ini, peserta diajarkan beberapa teknik sederhana untuk mengelola dan mengontrol emosi, seperti:
– Tarik napas melalui hidung selama 4 detik
– Tahan napas selama 7 detik
– Hembuskan napas perlahan melalui mulut selama 8 detik
– Ulangi beberapa kali hingga merasa lebih tenang

Respon Positif dari Peserta
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari peserta. Beberapa peserta menunjukkan ketertarikan untuk mencoba teknik-teknik yang diajarkan. Salah satu peserta menyampaikan bahwa ia merasa lebih tenang setelah mencoba latihan pernapasan dalam.

“Saya merasa lega setelah melakukan teknik napas dalam. Ternyata marah bisa disalurkan tanpa teriak atau memukul,” ujar salah satu peserta dengan senyum.

Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan peserta lebih memahami pentingnya mengelola emosi serta memiliki keterampilan praktis dalam melakukannya.

 

Penulis: Faizatul Izza
Editor: Nandyta Putri Rahmadhani (Airlangga Nursing Journalist)

AKSES CEPAT