NERS NEWS – Fakultas Keperawatan kembali menorehkan prestasi melalui para alumninya.Pada tanggal 1 Juni 2025, terdapat sembilan alumni mahasiswa Fakultas Keperawatan 51动漫 (FKp Unair) dari angkatan 2019 yang resmi diberangkatkan ke Austria untuk mengikuti International Nurse Development Program Scholarship. Peserta International Nurse Development Program Scholarship merpakan lulusan perawat yang berasal dari empat kampus di Indonesia, yaitu 51动漫, Universitas Indonesia, Universitas Binawan, dan Universitas Padjajaran. Program ini merupakan bentuk kerja sama internasional yang menjadi peluang bagi perawat Indonesia untuk mengembangkan karier di bidang kesehatan negara maju. Keberangkatan mereka dihadiri langsung oleh perwakilan Kementerian Luar Negeri dan KP2MI di Bandara Internasional Soekarno Hatta, yang turut memberikan pesan agar para perawat menjaga nama baik bangsa dan menjunjung tinggi nilai caring sebagai ciri khas perawat Indonesia.
Sembilan alumni mahasiswa Fakultas Keperawatan 51动漫, terdiri dari Diviqa Fernanda Ristya, Belinda Anisa Rifanti, Shafa Fadia Khanza Salsabila, Sarah Rani Sutejo, Destya Eka Nurviana, Uswah Nurul Izzati, Shofy Annida Rahman, Nevienta Yusrike Virdianty, dan Teuku Muhammad Hanif Daffa Naufal.Salah satu peserta dari program tersebut yaitu, Diviqa Fernanda Ristya, yang mengungkapkan bahwa motivasi beliau bekerja di luar negeri adalah untuk memperoleh pengalaman di lingkungan profesional yang lebih maju. Austria menjadi negara pilihan dikarenakan dinilai memiliki standar pelayanan kesehatan tinggi, suasana kerja yang seimbang, serta tingkat keamanan yang baik. Ia juga menyampaikan bahwa persiapan yang dilakukan cukup panjang, mulai dari mempelajari bahasa Jerman, mengenal budaya setempat, hingga mempersiapkan mental untuk hidup jauh dari keluarga.
Selain Diviqa, Belinda merupakan salah satu peserta lain yang menjelaskan pengalaman dan usahanya dalam persiapan bekerja di Austria. Program INDS adalah program terbaik yang dia dapatkanmelalui informasi Dekanat FKp UNAIR yang bekerjasama dengan Binawan bahwa ada program INDS (International Nurse Development Scholarship)Batch 1. Program ini merupakan projek oleh WIGEV (Wiener Gesundheitsverbund) yang mengundang perawat-perawat dari negara lain seperti Indonesia dan Jordania untuk bekerja di Vienna, Austria. WIGEV bekerja sama dengan FH Campus Wien dalam memberikan pelatihan Bahasa Jerman, Budaya Austria, dan Ilmu Keperawatan. Program ini dilalui kurang lebih tujuh tahun dengan rincian 5 bulan belajar Bahasa Jerman hingga level A2 di LPK Binawan, 9 bulan pelatihan Bahasa Jerman, Budaya Austria, dan Ilmu Keperawatan di FH Campus Wien, 1 tahun magang sebagai Asisten Perawat dan kontrak 4 tahun sebagai Registered Nurse. Kelebihan program kerja ini dibandingkan dengan program kerja lainnya yaitu:
Diviqa dan Belinda berharap pengalaman ini dapat menginspirasi mahasiswa dan alumni FKp Unair lainnya untuk berani bermimpi dan mengambil peluang bekerja di luar negeri. Ia juga membagikan beberapa tips, seperti pentingnya menguasai bahasa asing, memiliki tekad kuat, berpikir positif, dan percaya diri. ”Mimpi itu dapat dicapai asal kita memiliki tekad yang tinggi dan mau berusaha. Persiapkan diri sejak awal dalam hal kemampuan bahasa, pengetahuan tentang negara tujuan dan mental untuk hidup jauh dari keluarga. Terus belajar dan belajar ambil langkah besar untuk perubahan yang lebih besar,” ujarnya.Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi perawat Indonesia untuk mengharumkan nama bangsa dan menjadi awal terbukanya kesempatan bagi perawat Indonesia di kancah global.
Penulis: Aulia Cantikasari (Airlangga Nursing Journalist)




