51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Ini Cara Beno Abryan, Alumni TE FTMM Bisa Lolos PT GMF Tbk

FTMM NEWS – , alumni mahasiswa Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin 51¶¯Âþ, menjadi narasumber dalam sharing session pada pembekalan calon wisudawan FTMM, Kamis (12/06) di ruang rapat lt 10 Gedung Nano.

Dalam kesempatan sharing kali ini, Beno banyak bercerita tentang bagaimana dirinya lolos di perusahaan besar, Tangerang, Banten. Alumni asal Blitar ini membagi informasi awal dalam istilah “framework” untuk memetakan proses masuk industri.

Beno Abryan Syah, alumni mahasiswa Prodi Teknik Elektro Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin 51¶¯Âþ

Dalam proses rekrutmen, Beno menjelaskan dua kemungkinan. Lolos atau gagal. Ketika pelamar gagal, bisa menerapkan konsep PDCA, yaitu Plan, Do, Check dan Act. Dalam proses ini, pelamar bisa mengulang proses rekrutmen kembali.

Berikutnya kalau pelamar bisa lolos, makan proses panjang berikutnya adalah probation atau masa percobaan. Lalu ada kontrak kerja dan karyawan tetap, sehingga perlu memastikan apa langkah berikutnya.

Ini Faktor Pendukung Lain Yang Tidak Kalah Penting Untuk Pelamar

Namun, eks GM Rasena EV UNAIR team ini juga menjelaskan banyak poin penting lain yang juga jadi perhatian. Seperti kemampuan komunikasi, daftar riwayat hidup, portfolio, tes teknik, aturan permainan sampai keahlian. Namun yang tak kalah penting, juga harus tahu yang wisudawan mau. Karena ketidaktahuan membuat tidak terarah.

Sementara itu, Beno memang salah satu alumni yang pernah mengajukan 40 surat lamaran. Namun hanya 6 yang lolos, dan 1 perusahaan yang berhasil ia pilih sebagai tempatnya berkarir. Beno memilih berdasarkan pertimbangan sebagai perusahaan besar dan stabil, dan soal gaji yang paling besar.

Sebelumnya, dalam kesempatan pembekalan wisuda, Dr. Agus Mukhlisin, S.T., M.T Dosen Teknik Elektro sebagai perwakilan DPKKA UNAIR, menjelaskan perihal persiapan apa yang bisa wisudawan lakukan selepas lulus. Baik kuliah atau kerja.

Dr. Agus Mukhlisin, S.T., M.T Dosen Teknik Elektro saat presentasi

Prof. Dr. Dwi Setyawan, S.Si., M.Si., Apt. Dekan FTMM 51¶¯Âþ menambahkan, perlu menjaga hubungan baik antara alumni dan institusi. Juga dengan bangga, FTMM menjadi satu fakultas yang jadi karya terbaik rektor UNAIR, dalam lima tahun terakhir.

“Banyak perguruan tinggi yang mengambil itu (prodi baru). Bukan hanya soal akreditasi tapi kompetensi,” jelas Prof. Dwi.

Penyampaikan penghargaan kepada wisudawan terbaik dan berprestasi

Pada akhir sesi pembekalan, dekan memberikan penghargaan kepada wisudawan terbaik dan berprestasi. Berdasarkan dari IPK, Timo Widyanvolta dari Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan menjadi calon wisudawan terbaik dengan IPK 3,69.Sementara itu, dekan memberikan penghargaan kepada wisudawan berprestasi karena capaian 2024. Mereka adalah Christopher Geoffrey dari Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan. Geoffrey meraih medali emas PIMNAS 37 -Kategori Presentasi PKM Karsa Cipta dan medali emas PIMNAS 37 “ Kategori Poster PKM Karsa Cipta.

Penulis : Andri Hariyanto

AKSES CEPAT