51

51 Official Website

Program NUTRIWISE: Penerapan PjBL Gizi Seimbang untuk Ibu dengan Anak Balita di RW 10 Kelurahan Mojo

NERS NEWS – Surabaya – Mahasiswa 51 (Unair) kelas A3 Angkatan 2023 Kelompok 1 sukses melaksanakan kegiatan Project Based Learning (PjBL) sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek di lapangan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 5 Juni 2025, bertempat di Balai RW 10, Kalidami, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Surabaya. Mengangkat tema “NUTRIWISE (Nutrisi Bijak untuk Anak Sehat)”, kegiatan ini merupakan implementasi dari mata kuliah Keperawatan Anak.

Acara ini dihadiri oleh ibu-ibu yang memiliki anak usia balita, didampingi oleh kader kesehatan RW setempat. Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB, diawali dengan registrasi peserta dan tamu undangan, setelah itu pembukaan dan doa, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua RW 10 yang turut memberikan wadah bagi mahasiswa untuk melaksanakan program serta menyambut antusiasme tinggi dari para peserta. Sambutan juga disampaikan oleh ketua pelaksana kegiatan yang menyampaikan tujuan serta harapan dari program yang dijalankan. Kegiatan ini juga didampingi langsung oleh dosen pembimbing dari 51, Ibu Praba Diyan Rachmawati, S.Kep., Ns., M.Kep., yang turut memberikan arahan dan dukungan selama pelaksanaan kegiatan.

Sebagai langkah awal untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta, mahasiswa memberikan pre-test berisi 10 soal benar-salah seputar nutrisi anak melalui Google Form. Materi kemudian disampaikan secara interaktif, membahas pentingnya pemenuhan gizi sejak dini guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Salah satu fokus utama adalah permasalahan gizi pada anak, baik kekurangan seperti BGM (Bawah Garis Merah) maupun kelebihan seperti obesitas, yang keduanya sama-sama dapat berdampak buruk terhadap kesehatan jangka panjang. Di RW 10 Kelurahan Mojo, Kalidami, kasus BGM ditemukan pada beberapa anak, menjadikan isu ini relevan untuk diangkat. Penjelasan diperkuat dengan demonstrasi pengukuran antropometri berupa berat badan dan tinggi badan, serta panduan membaca grafik pertumbuhan pada buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) sebagai alat pemantauan status gizi yang dapat digunakan secara mandiri oleh para ibu.

Suasana menjadi semakin hidup saat sesi tanya jawab, di mana peserta sangat antusias mengajukan pertanyaan dan mendapatkan jawaban yang jelas dari mahasiswa. Setelah sesi diskusi, dilakukan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman peserta. Acara diselingi dengan ice breaking yang menyegarkan suasana, diikuti dengan sesi awarding kepada peserta dengan skor post-test tertinggi dan dua peserta teraktif.

Acara diakhiri dengan penyerahan plakat sebagai simbol terima kasih kepada Ketua RW 10 oleh ketua pelaksana, serta dokumentasi bersama seluruh peserta dan panitia. Dalam kesan pesannya, Ketua RW menyampaikan, “Saya senang mahasiswa keperawatan UNAIR hadir untuk melakukan penyuluhan tentang nutrisi ibu dan anak, harapannya tidak putus sampai di sini dan bisa dipromosikan ke adik-adik tingkat untuk melakukan kegiatan di RW 10. Kami sangat terbuka.”

Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta berdasarkan perbandingan pre-test dan post-test. Hampir 90% peserta menjawab benar setelah kegiatan, mencerminkan keberhasilan mahasiswa dalam menerapkan model Project Based Learning (PjBL) melalui program NUTRIWISE. Diharapkan, dengan pemahaman gizi yang tepat, para ibu dapat mencegah kekurangan maupun kelebihan gizi pada anak secara mandiri.

 

Penulis : Fitri Damayanti Adam
Editor : Eva Khoirunnisa Adinta (Airlangga Nursing Journalist)

AKSES CEPAT