51动漫

51动漫 Official Website

Edukasi TBC: Mahasiswa Profesi Ners Unair Ajak Keluarga Pasien Lebih Waspada

NERS NEWS – Pada hari Jumat, 22 Agustus 2025 mahasiswa Program Profesi Ners 51动漫 berhasil mengadakan Pendidikan Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dengan judul “Mengenal Tuberkulosis dan Upaya Pencegahannya” di ruang tunggu keluarga lantai 4a GRHA TRIMED RSUA. Kegiatan PKRS ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada keluarga pasien agar lebih aware mengenai bahaya TBC, cara penularannya, serta pentingnya pencegahan sejak dini baik di rumah sakit maupun di lingkungan rumah.

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini terutama menyerang paru-paru, namun juga bisa menyebar ke organ tubuh lainnya. Penularan TBC terjadi melalui percikan dahak (droplet) saat penderita batuk, bersin, atau bahkan berbicara. Gejala yang perlu diwaspadai antara lain batuk lebih dari dua minggu, demam ringan berkepanjangan, berkeringat di malam hari, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, serta mudah lelah.

Pada kesempatan kali ini, mahasiswa berhasil menjelaskan secara lengkap mengenai tanda dan gejala TBC, cara penularannya, serta langkah pencegahan yang bisa dilakukan. Edukasi ini juga menekankan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), penggunaan masker, etika batuk yang benar, ventilasi rumah yang baik, serta kepatuhan dalam menjalani pengobatan bila sudah terdiagnosis TBC.

Kegiatan PKRS ini semakin menarik karena keluarga pasien diajak untuk berdiskusi langsung mengenai pengalaman mereka terkait TBC. Selain itu, mahasiswa juga memberikan simulasi sederhana mengenai etika batuk yang benar, serta bagaimana cara menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyebaran kuman TBC.

Penyuluhan ini mendapat respon yang sangat positif dari para keluarga pasien. Banyak dari mereka yang awalnya belum memahami bahwa TBC bisa disembuhkan asalkan pengobatan dilakukan secara teratur dan tuntas. Keluarga pasien mengaku terbantu karena mendapatkan informasi yang jelas dan praktis, sehingga lebih termotivasi untuk menjaga kesehatan diri dan keluarganya.

“Harapan ke depannya semoga keluarga pasien maupun masyarakat umum semakin sadar akan bahaya TBC serta berperan aktif dalam pencegahannya. Dengan mengenali gejala sejak dini, menjaga pola hidup sehat, dan patuh menjalani pengobatan, kita bisa menurunkan angka penularan TBC serta melindungi diri sendiri, keluarga, dan orang-orang di sekitar kita,” pungkas salah satu dari kelompok.

 

Penulis : Ratih Islami
Editor : Eva khoirunnisa Adinta (Airlangga Nursing Journalist)

AKSES CEPAT