51动漫

51动漫 Official Website

FKM UNAIR Aware Terhadap Bencana : Pengabdian Masyarakat dengan Amerta Kasih di SD Al Ichsan Surabaya

Bencana menjadi salah satu hal yang perlu dilakukan upaya mitigasi dan peningkatan ilmu dalam menghadapi bencana dan pasca bencana. Tim dosen 51动漫 berkolaborasi dengan Amerta Kasih dalam melakukan pengabdian masyarakat di SD Al Ichsan Surabaya. Pengabdian masyarakat bertajuk Satuan Pendidikan Aman Bencana dilaksanakan pada tanggal 24 26 Mei 2023 yang dibentuk oleh Dr. Abdul Rohim Tualeka, Drs., M.Kes dan Bian Shabri Putri Irwanto, S.KM., M.KKK dari Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Dr. Atik Choirul Hidajah, dr., M.Kes. dan Arina Mufida, S.KM., M.Epid beserta tim Amerta Kasih.

Peserta pada pengabdian masyarakat ini adalah guru dan siswa kelas 4 dan 5 SD Al Ichsan Surabaya sebanyak 58 orang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan selama tiga hari, dimana hari pertama dilakukan Pengenalan Bencana Pengurangan Risiko Bencana dan materi SPAB. Selain dari tim dosen dan Amerta Kasih, pemberian materi juga bekerja sama dengan fasilitator dan Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) serta Dinas Pendidikan. Peserta semakin tertarik dengan didatangkannya mobil edukasi dari BPBD dimana terdapat film dan buku edukasi yang dapat ditonton dan dibaca oleh siswa atau guru. Hari selanjutnya, kegiatan diawali dengan Kajian Risiko Bencana oleh Tim SPAB yang diikuti oleh pimpinan sekolah, guru, karyawan, pembina ekskul, dan di lain tempat dilakukan oleh Petugas PMI diikuti oleh siswa sebanyak 75 orang. Di hari terakhir tanggal 26 Mei adanya pelaksanaan simulasi evakuasi mandiri dengan harapan siswa dapat lebih memahami dan tanggap pada materi yang sebelumnya telah diberikan apabila terjadi bencana dan gawat darurat.

淜egiatan pengabdian masyarakat kali ini sangat disesuaikan dengan peserta yaitu anak SD, kami harus menyesuaikan metodenya agar mereka bisa tertarik, nyaman, senang, dan tetap mendapat ilmu dari SPAB ini

Kegiatan pengabdian masyarakat berkolaborasi dengan Amerta Kasih ini mendukung terwujudnya Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya tujuan ke 11 dengan tujuan menjadikan kota dan pemukiman inklusif, aman, tangguh dan berkelanjutan, yang berarti disini adanya harapan dari tingkat sekolah sudah ada upaya untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Selain itu tujuan ke 16 berupaya menguatkan masyarakat yang inklusif dan damai (Peace), terwujudnya penegakan keadilan (Justice) dengan menyediakan akses keadilan untuk semua, serta membangun institusi yang tangguh (Strong institutions). Dengan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan terkait kebencanaan untuk siswa dan guru di instansi sekolah akan meminimalisir adanya risiko dan dampak besar akibat bencana atau keadaan darurat.

Penulis : Bian Shabri Putri Irwanto, S.KM., M.KKK

AKSES CEPAT