51动漫

51动漫 Official Website

Pengabdian Masyarakat Pada Pekerja Mining Industry : Menerapkan Gizi Kerja Seimbang untuk Mencegah Sindroma Metabolik dan Kelelahan Kerja di Thiess Indonesia

Kelelahan kerja dan sindroma metabolik saat ini dapat terjadi pada siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Salah satu upaya untuk mencegah terjadinya kelelahan dan sindroma metabolik pada pekerja dengan cara mengontrol gizi seimbang yang dikonsumsi oleh individu. Dalam rangka meningkatkan gaya hidup sehat pada pekerja di mining industry, FKM UNAIR khususnya Departemen K3 dan Gizi yang diikuti oleh Bian Shabri Putri Irwanto, S.KM., M.KKK., dan DominikusRaditya Atmaka, S.Gz., M.PH., melakukan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi 淢enerapkan Gizi Kerja Seimbang untuk Mencegah Sindroma Metabolik dan Kelelahan Kerja. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 29 September 2023 secara daring melalui teams meeting. Peserta dari pengabdian masyarakat ini adalah pekerja dari berbagai site PT Thiess Indonesia.

Pada sesi pertama Bian Shabri menyampaikan terkait kelelahan kerja yang beriringan dengan kejadian sindroma metabolik. Semakin seseorang mengalami kelelahan kerja, maka akan semakin mudah dia mengalami sindroma metabolik. Penyebab kelelahan yang bisa terjadi pada pekerja di Thiess Indonesia yaitu jam kerja selama 12 jam, jarak antara rumah ke site yang cukup jauh, beban kerja tinggi, tidur yang kurang berkualitas, dan makanan yang dikonsumsi tidak terkontrol gizinya.

Sesi kedua disampaikan oleh Dominikus tentang gizi kerja yang akan mempengaruhi kelelahan kerja dan sindroma metabolik. Pekerja di Thiess ada yang mendapatkan makanan dari site, ada yang membawa dari rumah untuk pekerja lokal. Kecenderungan pekerja makan makanan berlemak dan jumlah yang tidak terporsi dengan baik, dapat meningkatkan risiko obesitas, hipertensi, dan diabetes. Oleh karena itu perlu dilakukan oleh pekerja pilih aktifitas fisik yang disukai & konsisten melakukannya setidaknya 150 menit per minggu dengan intensitas sedang tiap hari, tidur yang cukup di malam hari, napping maksimal 20 menit, bicara dengan pimpinan dan tenaga kesehatan jika memiliki gangguan tidur, minum air mineral minimal 8 gelas/hari, mengatur jam istirahat, kurangi makanan berdesitas energi tinggi. Dengan langkah tersebut akan membantu meningkatkan gaya hidup sehat pada pekerja.

Materi pengabdian masyarakat ini meningkatkan pengetahuan pekerja di Kalla Group serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs, khususnya ketiga yaitu tentang kesehatan dan kesejahteraan untuk seluruh insan di dunia. Pengetahuan yang diberikan terkait upaya pencegahan sindroma metabolik dan kelelahan kerja dengan mengontrol konsumsi gizi seimbang pada pekerja.

Penulis : Bian Shabri Putri Irwanto, S.KM., M.KKK

AKSES CEPAT