51动漫

51动漫 Official Website

Pentingnya Memprioritaskan dan Mengelola Kualitas Udara Dalam Ruangan Sebagai Upaya Mitigasi Wabah Virus

International Guest Lecture diadakan oleh departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Fakultas Kesehatan Masyarakat 51动漫. Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 6 September 2023 melalui zoom meeting online. Pembicara kali ini yaitu Prof Juliana Jalaludin dari Department of Environmental Occupational Health Universiti Putra Malaysia. International Guest Lecture ini diikuti oleh mahasiswa S1 Kesehatan Masyarakat dan SIKIA, Magister Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Magister Kesehatan Masyarakat, mahasiswa dari berbagai negara seperti Bangladesh, Taiwan, Malaysia, Australia dan peserta umum lainnya serta pengajar di Fakultas Kesehatan Masyarakat 51动漫. Topik yang dibawakan oleh Prof Juliana yaitu Prioritizing and Managing Indoor Air Quality – Mitigate Future Airborne Viral Outbreaks.

Prof. Juliana menyampaikan manusia pada umumnya sebanyak 90% menghabiskan waktunya di ruangan (indoor). Terdapat penelitian menyatakan polusi udara dalam ruangan termasuk dalam 5 besar risiko lingkungan terhadap kesehatan masyarakat menurut EPA. 50% penyakit disebabkan oleh polusi udara dalam ruangan yang memburuk, dengan contoh kasus 1 dari 9 orang di Amerika mengidam penyakit asma (dengan total sekitar 2.5 juta manusia). Kualitas udara dalam ruangan adalah udara kualitas di dalam dan di sekitar bangunan dan struktur. Indoor air quality diketahui dapat mempengaruhi kesehatan, kenyamanan, dan kesejahteraan penghuni bangunan. Buruk kualitas udara dalam ruangan telah terkait dengan bangunan yang sakit sindrom, berkurang produktivitas, dan gangguan pembelajaran di tempat pendidikan. Penyebab polusi udara di ruangan antara lain kekedapan udara pada bangunan, pendingin udara yang dirancang dengan buruk dan sistem ventilasi, sumber polusi di dalam ruangan, dan sumber polusi di luar ruangan.

Langkah yang bisa dilakukan menurut Prof Juliana yaitu membuat ventilasi yang memadai, penyaringan udara, pengaturan kelembapan, dan pengatur suhu merupakan strategi utama yang dapat dikombinasikan untuk meningkatkan kualitas udara dalam ruangan dan melindungi penghuni dari penyakit yang ditularkan melalui udara. Ventilasi yang tepat untuk ruangan dengan udara luar ruangan yang bersih dan meminimalkan resirkulasi di dalam gedung adalah cara mendasar untuk mengurangi penumpukan polutan udara dalam ruangan dan mengurangi penyebaran virus di udara. Peningkatan Indoor Air Quality diperlukan untuk mengatasi masalah kesehatan masyarakat yang terkait dengan lingkungan perkotaan yang terkontaminasi, ketahanan iklim (polusi udara lintas batas kabut asap) dan meningkatkan produktivitas dan kepuasan penghuni secara umum.

Topik yang disampaikan Prof Juliana mendukung terwujudnya Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya tujuan ke 3 dan tujuan ke 11. SDGs goal 3 mengangkat tema kesehatan dan kesejahteraan, sedangkan SDGs goal 11 mengangkat tema Menjadikan Kota Dan Permukiman Inklusif, Aman, Tangguh Dan Berkelanjutan yang dimana di dalamnya membahas upaya mengurangi risiko bencana di lingkungan masyarakat. Kedua goal ini berkaitan dengan aspek kesehatan dan keselamatan kerja yang di dalamnya mengungkit tentang managemen risiko di tempat kerja.

Penulis : Bian Shabri Putri Irwanto, S.KM., M.KKK.

AKSES CEPAT